Friday, September 16, 2016

Cara mendapatkan Beasiswa Dalam Negeri Kominfo

Cara mendapatkan Beasiswa Dalam Negeri Kominfo 

Hai Mommies,
saya mau share gimana kemarin saya bisa dapat beasiswa untuk melanjutkan S2 dari TPSDM (Team Pengembangan Sumber Daya Manusia) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo)

Program Beasiswa Dalam Negeri Kementerian Kominfo dilaksanakan sejak tahun 2007 dengan tujuan umum untuk meningkatkan SDM Nasional dibidang Kominfo di lingkungan instansi pemerintah Pusat dan Daerah. Info lebih lengkapnya bisa diintip disini 

Mudah-mudahan info ini berguna, terutama buat mommies yang mau upgrade level diri-nya, sekaligus juga     ingin dapat time-out dari kehidupan kantor yang penuh drama dan bisa fokus menikmati periode emas sang buah hati. 

Seperti yang sudah pernah saya singgung disini, keinginan saya buat sekolah lagi semakin tak terbendung ketika hati saya udah berkata "omg, i  can't hold this anymore, i need to find a way out...." dan nggak ada way out se-keren balik ke bangku sekolah lagi. Hehe! 

Ingin hati (sampai sekarang pun masih kepengen dan ga akan pernah berhenti bermimpi) untuk bisa sekolah ke luar negeri. Tapi karena keadaan yang semakin apalah-apalah ini, ijk udah kaga tahaaaannn. akhirnya saya coba dulu lah yang kemungkinannya dirasa paling besar dan syaratnya pun nggak terlampau ribet. 

Jurusan yang memang saya pengen ambil untuk master adalah kalau nggak komunikasi, business, ya... marketing, terutama tourism marketing. Which is masih related sama pekerjaan dan passion.  Browsing-browsing, akhirnya ketemu lah saya pada sebuah info mengenai beasiswa Kominfo ini. Jurusan yang ditawarkan ada 2, yaitu Komunikasi dan Informatika. 


-----

Persyaratannya apa aja?


  • Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada instansi pemerintah Pusat dan Daerah (Kecuali PNS pada instansi sektor pendidikan), Anggota TNI/Polri
  • Berusia maksimum 37 Tahun saat mendaftarkan diri
  • Berstatus PNS dan TNI/Polri aktif yang memiliki masa kerja minimum 2 tahun
  • Mendapat izin dan rekomendasi dari pejabat yang berwenang (minimum Eselon II) di instansi yang bersangkutan untuk menjalani pendidikan
  • Belum memiliki gelar dan tidak sedang menerima beasiswa lain dan/atau sedang mengikuti program pendidikan S2 dari lembaga lain
  • Persyaratan lainnya mengikuti persyaratan masing-masing Perguruan Tinggi yang dipilih

  • Persyaratan Khusus


  • Untuk Program S2 CIO, bidang atau jabatan kerja terkait dengan pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di instansi yang bersangkutan
  • Untuk Program S2 Ilmu Komunikasi, bidang atau jabatan kerja terkait dengan komunikasi pemerintah atau pelayanan informasi publik atau kehumasan
  • Melampirkan Bukti bahwa yang bersangkutan menduduki tugas pada bidang tersebut
  • Berusia maksimal 37 tahun

See? nggak ribet kaaaan? ga perlu ikutan tes TPA-nya Bappenas yang super duper amit-amit itu... Ga perlu juga pake nyerahin hasil test TOEFL (dimana banyak orang yang ngerasa nggak pede sama kemampuan bahasa inggrisnya)

Pilihan universitasnya pun ada banyak, semua adalah universitas negri yang populer. Yaitu UI, Unpad, Unhas, UGM, ITB, ITS, Unand, Unair, UNS, dan USU. Daftar lengkap plus contact person-nya bisa dicontek disini 

Sesuaikan saja sama keinginan dan domisili Mommies. Karena saya based nya di Jakarta coret (Beberapa langkah dari plang selamat datang di Propinsi Banten), ya saya pilih UI ajaaaa dong pastinya. 


-----

Gimana sih cara daftarnya?

1. Peminat mendaftarkan diri secara langsung sesuai jadwal dan ketentuan penerimaan mahasiswa baru di Perguruan Tinggi yang dipilih

2. Setelah dinyatakan LULUS pada seleksi penerimaan di Perguran Tinggi, peserta kemudian mengajukan permohonan beasiswa ke Tim Pengembangan Sumber Daya Manusia, Kementerian Komunikasi dan Informatika:
Khusus peminat yang mendaftar program CIO atau Ilmu Komunikasi, pengajuan akan dilakukan oleh perguruan tinggi masing-masing 

3. Peserta dinyatakan lulus oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika yang ditunjukkan dengan SK kepada Kepala Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo, kemudian menandatangani Surat Perjanjian di atas materai dan bisa mengikuti perkuliahan

4. Setelah resmi dinyatakan sebagai penerima beasiswa Kominfo, peserta beasiswa diwajibkan untuk melakukan pendaftaran ulang secara Online melalui Website TPSDM dengan melampirkan seluruh persyaratan yang diminta terkait dengan proses pembayaran biaya kuliah, biaya operasional dan biaya lainnya

5. (Account untuk Registrasi akan dikirim melalui email oleh TPSDM kepada masing-masing peserta sesuai dengan alamat email yang digunakan saat pendaftaran di Perguruan Tinggi).


------
SIMAK UI

Simple-nya, sesuai dengan yang sudah pernah saya jalani, yaitu kita harus ikut seleksi masuk mahasiswa yang dilaksanakan oleh masing-masing Universitas. Contohnya di UI, saya ikut SIMAK UI. Tiap-tiap universitas berbeda-beda proses seleksi masuknya, sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan. Biaya pendaftaran di Simak UI sekitar 700ribu. Lumayan juga yessss 😜

Untuk Jurusan Ilmu Komunikasi UI, proses SIMAK diadakan setiap awal semester ganjil dalam dua gelombang. Periodenya biasanya sekitar bulan Februari-Maret. Info yang lebih sahih dan update bisa klik disini. Buat yang S1 nya bukan dari komunikasi dan belum punya basic komunikasi, tenang aja... ilmu komunikasi itu multi disipliner, jadi bisa masuk dari disiplin ilmu manapun. Nanti akan ada matrikulasi, yaitu mata kuliah tambahan untuk penyesuaian dari disiplin ilmu lainnya. Kemarin teman-teman saya juga berasal dari background yang berbeda-beda seperti sastra, akuntansi, teknik elektro, perikanan, dan lain-lain. So, no worries 😘

SIMAK UI terdiri dari dua tes, yaitu TPA dan kemampuan bahasa inggris. Di dalam TPA, kalau nggak salah inget ada juga pertanyaan yang menyangkut sama jurusan yang ingin kita ambil. Belajar aja dari buku-buku TPA (Tes Potensi Akademik) yang banyak dijual di toko-toko buku dan buku-buku latihan toefl. Biasanya, pas lagi pendaftaran juga banyak abang-abang yang jual fotokopian soal-soal SIMAK tahun lalu plus jawabannya. Worth to buy supaya kita bisa tau bentuk soalnya. Tapi saya pribadi waktu itu nggak beli... hehehe

Setelah menjalani ujian, kemudian kita tinggal menunggu pengumuman dan berdoa banyak-banyak. Mintalah doa dari semuaaaaa orang yang kamu kenal. Terutama doa dari kedua orang tua. Manjur banget iniiii!


-----

Pengumuman

Yeay...Hari pengumuman tiba! 
Begitu nama kita ada di pengumuman calon mahasiswa yang lulus penerimaan mahasiswa baru deh, kita kejar deh tuh beasiswa. Kita datanglah ke Kantor Kominfo, lantai TPSDM. Serius di datengin aja nihh? iyaaaa sebisa mungkin DATENG! Karena kalau by telepon, kita akan disambungkan oleh Bapak A, kemudian bapak A akan minta kita menghubungi bapak B, kemudian Bapak B lagi dinas keluar kota... kemudian.. yaaa u know what i mean lah yaaa *pengalaman* *dulu di lempar-lempar begitu soalnya* *hiks* Sedankan kalau kita dateng, kita bisa mendapatkan info yang lebih sahih dan lengkap

Alamat KEMENKOMINFO

TPSDM Kemenkominfo 
Gd. Belakang Lt.5,
Jl. Medan Merdeka Barat No. 9, 
Jakarta Pusat, 10110

tpsdm@kominfo.go.id 
timpengembangansdmdua@gmail.com

Selain itu, kita juga mengirimkan email kepada contact person  dari masing-masing universitas, perihal keinginan kita untuk apply beasiswa dalam negeri Kominfo. 
Jangan bosan untuk mem-follow-up hal ini ke pihak-pihak terkait yaaa. 

Setelah itu, biasanya kita akan diminta untuk submit data-data seperti copy hasil pengumuman SIMAK, SK PNS, surat keterangan dari atasan, dan lainnya. Untuk kemudian diproses oleh KEMENKOMINFO dan pihak Universitas.

Lalu??? 
Tunggu lah sampai kemudian pihak KEMENKOMINFO menghubungi, dan kita dikirimin SK berupa daftar nama calon penerima beasiswa.
Kalau sampai batas waktu tertentu kamu belum dihubungi, cobalah untuk follow up lagi. Dalam kasus saya kemarin, ini dikirimnya mepeeeet banget dengan waktu untuk daftar ulang universitas. Daftar ulangnya besok, hari ini baru diinfokan. 

So, selamaaaatttt! Kamu sudah fix mendapatkan beasiswa S2 Dalam Negeri dari KEMENKOMINFO

Udah? iya... udah
Nggak pakai wawancara? Nope!
Tes Kesehatan ? Nggak perlu

Alhamdulillah.. 
Dicoba yuk Mommies... hehehe


---------

Oh iya, untuk bulanannya Kominfo memberikan tambahan sebesar *sekian*. Honestly ini nggak besar nominalnya. Terutama kalau mommies memilih sekolahnya yang diluar kota, dan harus sewa tempat kost dan lain-lain. Dan diberikan secara dirapel, jadi nggak setiap bulan dapet. Kalau mau yang nilai beasiswanya besar, I suggest you to try LPDP.  Tapi sebagai PNS yang tugas belajar kan kita masih tetep dapat gaji full dan tukin (tunjangan kinerja) toh? Kalau di institusi saya, saya masih dapat Tukin sebesar 75% yang which is lebih besar angkanya dibandingkan kalo saya nggak tugas belajar.... hehhehehe...  Karena datangnya suka mepet-mepet akibat ngurusin prentilan rumah tangga duluuu *peace* *sungkem* Selain itu, kita juga bisa banget sekolah sambil usaha yang lain seperti jualan online, ambil freelance job, ngerjain hobi yang menghasilkan duit, atau hal lainnya. 

Oh iya, waktu saya kemarin juga masih boleh ambil kelas khusus (kelas malam) dimana kurikulumnya lebih more in to practice, nggak melulu teori yang membosankan dan lebih applicable buat dunia kerja. Tapi mulai tahun 2015 sudah tidak diperbolehkan lagi. 

Begitulah, hope this article helps yaaa.. Good Luck! 

5 comments:

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  2. terimakasih kak sangat membantu informasinya :)

    Untuk PNS yang bidang kerja nya bukan humas, apakah masih bisa mendaftar beasiswa? kebetulan saya ditempatkan di SDM

    ReplyDelete
  3. halo, sepertinya bisa. tapi kalau untuk lebih jelasnya, bisa langsung contact ke Kominfonya aja ya...

    ReplyDelete
  4. halo mba, sy berencana ikut yg tahun 2018 ini dan infonya baru akan di buka mei nanti.. boleh tanya ga, untuk TPA dan TOEFL memang tidak di tes atau cukup melampirkan sertifikat saja?

    ReplyDelete