Monday, April 30, 2018

Review Gendongan Ergobaby Adapt : Wew, bisa dipakai dari Newborn sampai 20kg

Review Gendongan Ergobaby Adapt : Wew, bisa dipakai dari Newborn sampai 20kg 

Hola!
Postingan kali ini adalah atas permintaan mamah mamah kece yang penasaran sama review ergobaby terbaru yaitu tipe adapt. 
Ergobaby adapt di launch untuk memenuhi kebutuhan ibu-ibu yang menginginkan gendongan praktis buat newborn namun juga punya masa pakai yang lama. Kalau menurut website resmi ergobaby, spesifikasinya adalah sebagai berikut:






Features of The Adapt :
  • 3 ergonomic carry positions: Front-Inward, Hip and Back carry positions
  • Easy-to-use design, no infant insert needed for infants
  • Ergonomic bucket seat gradually adjusts to a growing baby from newborn to toddler, to ensure baby is seated in an ergonomic spread-squat, natural “M shape” position at every stage
  • Long-wearing comfort for parents with even weight distribution between hips and shoulders Padded
  • Cushy shoulder straps with crisscross option, great for a snug fit for petite moms and those who prefer easy buckling on the front (adjustable 28 ¾ in – 48 ¾ in / 73 cm -124 cm). Lumbar support waistbelt (26 in – 55 in / 66 cm – 140 cm)
  • Can be worn low or high on waist to accomodate shorter or longer torsos and hold baby close enough to kiss
  • Double adjusters for easy tightening
  • Cushioned and foldable head and neck support
  • Tuck-away baby hood for sun protection and privacy (UPF 50+)
  • Can breastfeed in carrier
  • Machine washable
  • The ADAPT Baby Carrier has been acknowledged as a “hip healthy” product by the International Hip Dysplasia Institute.




           Oh iya, buibu…. Saya sangat menganjurkan jika ada dananya, belilah produk yang original. Namun, maaf  ya yang saya bahas disini adalah versi replica-nya ya. Plis jangan julid huhuhu… karena saya nggak punya ergo adapt original buat di review. Maafkeun
            Sebenernya, rencana review sudah lama. Tapi, karena saya nggak punya newborn, rasanya kurang afdol ya, padahal kan keunggulan utama dari gendongan ini adalah untuk menggendong newborn tanpa perlu repot pake-in infant insert tambahan. Nah, begitu keponakan saya Syakira lahir, umur 40 hari-an saya cobain deh gendong pake ergobaby adapt. Saya pribadi nggak berani nyoba sebelum umur segitu, simply karena simply karena saya merasa di usia segitu baby masih ringkih. Amannya gendong biasa aja pakai tangan, atau gendongan sling (contoh: babasling) dimana baby posisi gendongnya masih miring gitu.
            Selain itu, saya juga pakai gendongan ini buat menggendong Gendhis yang sekarang udah 5 tahun, berat badan hampir 20kg tapi udah tinggi bangetttt.
            So, setelah dicobain, berikut adalah review ergobaby adapt menurut saya:
1. Masa Pakai yang Panjang
Fitur utama dari ergo tipe adapt adalah masa pakai yang panjang, yaitu mulai newborn sampai 20 kilo.(7-45 lbs / 3.2-20 kg) Pada ergo ini sudah terdapat bantalan sebagai infant insert sehingga aman untuk menggendong baby newborn. 



Tapi, seperti yang sudah saya sampaikan diatas, saya belom berani gendong pake carrier kalo masih newborn banget (dibawah 1 bulan) karena baby-nya masih super imuuuut. Nah, pas gendongan syakira di usia hampir 2 bulan, ternyata bisa pas dan anaknya anteng aja loh. Saya make sure dulu sebelum menggendong kalau babynya pas udah nyusu dan nggak ngantuk jadi nggak rewel. (Meskipun harus hati-hati banget masukin ke adapt nya), yang terpenting adalah posisi duduknya baik (m shape - ergonomis) dan lehernya tertopang dengan maksimal melalui bantalan leher ergo adapt



Pas gendong gendhis rasanya nyaman juga kok, tapi karena bocahnya udah tinggi, jadi kaki-nya klewer-klewer kepanjangan. Hahahaha. 
Oh iya, ciri khas dari ergobaby adapt adalah pada kain dudukannya. Terdapat perekat yang berfungsi untuk mengubah-ubah posisi duduk baby sesuai dengan usia dan berat badannya.
Jadi ada 3 posisi dudukan yang dapat diubah menyesuaikan besar si anak
Silakan cek cek bebi cek gambar dibawah supaya lebih jelas ya. 











2. Praktis, Sudah include infant insert
Nah, kalo pake ergo adapt nggak perlu lagi deh keluar duit buat beli infant insert tambahan seperti di ergo klasik ataupun ergo 360. Karena bagian dalam ergo adapt sudah ada lapisan busa-nya sehingga mampu membungkus rapat baby seperti dalam pelukan.





Di bagian bawahnya juga ada settingan baby newborn serta tali pengait yang ukurannya bisa disesuaikan. Sehingga posisi duduk baby mengikuti aturan M shape dan nyaman. 


Di bagian atas, ada pengaman leher yang juga berlapis busa seperti bantal, sehingga leher baby tertopang dengan baik
3. Ergonomic Carry Position
Untuk posisi menggendong, ergobaby adapt bisa digunakan 3 posisi gendong. Yaitu:
1. Gendong depan anak hadap ibu
2. Gendong samping
3. Gendong belakang


Ingat ya, TIDAK BISA dipakai buat gendong baby di depan dan baby nya hadap ke jalan. Which is menurut saya hal ini menjadi salah satu kekurangan dari adapt. Namun, posisi gendong depan anak hadap jalan memang bukanlah posisi gendong yang banyak disarankan oleh para ahli, karena nggak boleh terlalu lama gendong dengan posisi tersebut untuk mencegak overstimulation pada baby. Posisi menggendong terbaik adalah gendong di depan, anak menghadap penggendong. Karena dia akan merasa seperti dipeluk, merasa lebih aman, dan nyaman.
Untuk panduan cara menggendongnya silakan lihat video di bawah ini ya

4. Shoulder strap (tali pundak) lebih tebal
Dibanding tipe lainnya, tali dibagian pundak ergo adapt lebih tebal (means, busa-nya lebih banyak) dan sedikit lebih lebar. Jadi bisa memberikan kenyamanan lebih untuk pundak penggendong, apalagi kalo babynya enduttt. 


Selain itu, tipe ini mengakomodir pilihan metode crisscross pada saat mengaitkan di punggung. Metode crisscross yaitu pemakaian tali pudak yang di silangkan. Jadi tali kanan di kaitkan ke buckle kiri, sedangkan tali yang kiri di kaitkan ke buckle sebelah kanan. Bagi sebagian orang, metode crisscross dirasa lebih nyaman bagi punggung, apalagi untuk yang suka backpain

criss cross methods

"H" Methods

Oh satu lagi ciri khas yang membedakan ergo adapt dengan tipe lain adalah pengait tali punggung yang berada di samping bagian depan (kanan - kiri) . Buat yang terbiasa pakai gendongan ergo klasik maupun ergo 360, pasti merasa agak kagok. Tapi hal ini tidak terlalu mengganggu, malah menurut saya lebih memudahkan, karena lebih gampang di jangkau.





5. Bagian pinggang nyaman karena memiliki double adjuster

Di bagian pinggang dari ergo adapt terdapat 2 sisi pengait untuk mengatur kekencangan atau kenyamanan posisi tali pinggang. Jadi ngatur posisi tali pinggang lebih gampang dan dipake-nya lebih pas gitu. Kalo di ergo yang lain, pengaitnya hanya satu sisi aja. Keduanya bisa di tarik secara bersamaan ke kanan dan ke kiri, yang kemudian membuat settingan tali pinggang lebih kencang dan pas.  



Panjang tali pinggang adapt lebih panjang dari tipe lain, yaitu sampai 140cm. Fyi, kalo ergo 360 panjangnya 130cm, klasik 125cm, dan hipseat 125cm. Jadi kalau punya pinggang/pinggul yang lebar, terutama pak suami nih biasanya yang body-nya subur-subur, ergo adapt bisa jadi bahan pertimbangan
6. Pengait pinggang tanpa Velcro, lebih praktis

            Di bagian pinggang, pengaitnya hanya berupa buckle, tidak ada Velcro (perekat) nya.  Menurut saya, hal ini jadi memudahkan kita buat mengubah dari posisi menggendong biasa jadi posisi menggendong sambil menyusui. Kalau gendong biasa itu posisi wajah anak sejajar dengan leher kita, sehingga kening anak di dekat dagu penggendong, dan kiss-able alias gampang buat dicium. Sedangkan menggendong sambil menyusui, posisi mulut baby persis di depan gentong susu. Tinggal leeeep! Jangan lupa pasang penutup kepala atau nursing apron supaya nggak keintip dari luar.







7. BUKAN Hipseat
            Trend baby carrier belakangan ini adalah yang memiliki hipseat alias bangku dudukan. Biasanya, hipseat ini bisa dipakai terpisah tanpa tali gendongannya. Fyi, tipe hipseat, TIDAK BISA dipakai untuk menggendong baby newborn. Amannya adalah buat gendong baby usia 5 bulan keatas yang tulang duduknya sudah kuat. Untuk hipseat, sudah pernah saya bahas di postingan terpisah ya.
8. Berbahan Kanvas, bagian dalam ada lapisan katun halus.
            Nah, untuk bahan, ergo adapt ini berbahan kanvas. Sehingga kuat dan nggak gampang kotor. Seperti umumnya bahan pada tas ransel. Di bagian dalam terdapat lapisan katun halus, jadi lebih adem dan lembut. Cocok lah buat newborn yang kulitnya masih mulus, halus, dann sensitif.
















Kekurangan Ergo Baby Adapt
Hmmm… kalau menurut saya, ada beberapa kekurangan dari ergobaby tipe adapt ini:
1     1.  Tidak bisa front carry, baby face out. Yang artinya, nggak bisa menggendong baby di depan sambil baby-nya hadap ke jalan. Kayak yang bisa dilakukan kalau kita pakai gendongan tipe ergo 360 atau ergo hipseat.

 2. Bagian dudukan bayi memakai sambungan Velcro. Sebenarnya, fungsi dari Velcro ini untuk memudahkan dalam mengatur posisi duduk bayi berdasarkan usia-nya, tapi somehow kok saya takut paha baby nggak nyaman sama Velcro-nya yah. Padahal kalau diperhatikan lebih seksama, ternyata yang berpotensi kena paha bayi adalah bagian lembut-nya dari Velcro, which is nggak berbahaya sih.





Yak, kurang lebih begitulah review ergbaby adapt dari saya. For sure, recommended buat yang mencari gendongan bayi atau baby carrier dengan periode waktu penggunaan yang lama (sampai 20 kilo). Motif yang tersedia pun macem-macem dan ngegemesin astagaaaah. Semoga postingan ini memberikan sedikit gambaran dan pencerahan yaaaaa buat mamah - mamah kece badai diluaran sana.


Berikut adalah contoh pemakaian ergobaby adapt. Yang atas motif twill navy dan yang bawah motif graphic grey





Belinya dimana? Coba lihat-lihat di link instagram ini ajah.

Ciao!






Friday, December 29, 2017

Jalan Jalan Cirebon dan Review Hotel Santika Cirebon

Tahun lalu, saya udah pernah share mengenai liburan di cirebon, plus review Hotel Aston cirebon, yang superrrr recommended apalagi kalau bawa anak. 

Nah, minggu kemarin saya berkesempatan jalan-jalan lagi ke Cirebon. Sebenarnya sih dalam rangka business trip, tapi karena waktunya agak luang dan memungkinkan buat ngajak gendhis, jadinya berasa seperti liburan deh. 

KERETA API JAKARTA - CIREBON

Dari rumah, kami berangkat naik kereta ke Tanah Abang, karena saya mesti mampir kantor dulu, ada urusan yang harus diselesaikan mengingat akhir minggu adalah long weekend. Lalu naik taksi ke Gambir

Berikut adalah jadwal kereta dari Cirebon ke Gambir yang saya potret di lobby hotel santika (inget yah.. cirebon gambir loh.. ini jadwal pulang 😄). Ada 8 kereta yang berhenti di cirebon yaitu : Cirebon Express, Tegal Bahari, Argo Jati, Ceremai Ekspress, Taksaka, Harina, Bima dan Ranggajati.  Recommendasi saya adalah dua kereta yaitu : Cirebon Express dan Tegal Bahari

Dont worry, naik kereta sekarang samgatlah nyaman. Bebas asap rokok, bersih, tepat waktu, dan semua dapat tempat duduk, gak ada yang gelesoean di lantai. Kalau ketahuan ngerokok atau ada penumpang gelap, bakal diturunin di stasiun terdekat selanjutnya. Dan yang paling haqiqi adalah ada colokan, buat ngecharge HP

Saya ngajak gendhis juga supaya dia dapat satu lagi pengalaman naik kereta dan ternyata bocahnya enjoy dan menikmati alias nikmat bobooooo.... hahaha berangkat dan pulang pules banget bobo di kereta. Emang sih udah saya brief juga dari semalem "nanti di kereta bobo yaaa..." daripada nanti dese bosen lalu cranky yekannn

Dua kereta diatas memiliki dua tipe rangkaian, yaitu ekonomi dan eksekutif.

Yang ekonomi harganya 120ribu. Meskipun ekonomi, tapi tetep dingin ber-AC. Bedanya hanya jarak kursi lebih dekat, dan kursi tidak bisa di bolak balik. Tahun lalu, saya naik ekonomi berangkat dan pulang dapet duduk yang jalannya mundurrrrr ajaaa gituuu hahahaha.

Kalau eksekutif harga 220rb, Buat naro kaki lebih legaaaa. Kursinya pun bisa diputer, bisa dimundurin, dan lebih empuk.

Total perjalanan Jakarta - Cirebon 3 jam 8 menit. Lancar bebas macet



REVIEW HOTEL SANTIKA CIREBON

Kami menginap di Hotel Santika. fyi, perjalanan kami ke cirebon sama sekali nggak sewa mobil. Kami request free pick up dari hotel, jadi sampe stasiun cirebon udah langsung dijemput sama bapak-bapak baik hati dari Santika. 

Hotelnya terletak di tengah kota dan sangat strategis persis di pinggir jalan besar. Beda sama aston yang agak masuk gang dulu. Kalo malem-malem kelaperan, tinggal nyebrang ada nasi jamblang wahid. Jalan kekanan sedikit kalo mau cuci mata ada donatello, di ujung perempatan ada gebrek bensu. Mager pengen stay di hotel aja ada Go-food. 

Wait, ada ojek online di Cirebon? Ada doooong. Ada go-car dan grab car juga, dan jumlahnya banyak. So, trip kemaren sama sekali gak sewa mobil tapi kemana-mana selalu pake mobil dan supir. Hihihi

Buat yang bawa anak, hotel Santika recommended karena swimming pool nya gedeeee. Ada juga secuil play ground di belakang kolam renang yang terdiri dari ayunan dan perosotan. Mayan lah...

Saya nginep di kamar yang deluxe 207. Ukurannya cukup besar, standar nya santika. Dan dapet yang swimming pool view. Asikkkk. 

Menu sarapannya juga lumayan enak dan bervariasi. Meskipun ga ada susu coklatnya (hahaha standar saya itu kalo breakfast ada susu coklat, nah berarti mantep nih hotel)

Apalagi ya... Kamar mandi bersih, handuk juga bersih dan wangi. Air panas oke, cuma... kok gak dikasi shower cap ya? huhuhu... kan rambut jadi basyah padahal ga pengen keramas. 

Kemarin dapat business rate di harga 577.000 per malam. Harga yang sama juga bisa didapat via traveloka kok. So, kalo ke cirebon saya sudah bisa rekomendasikan dua hotel yaitu aston dan santika. 

JALAN JALAN RANDOM CIREBON

Karena judulnya business trip  dan semi stay-cation. Kami hanya kulineran dan belanja (sok banget ya, padahal kantong aja tipissss, maklum barengan gerombolan cewek-cewek jadinya ujung-ujungnya ke Mall)

Empal Gentong Haji Apud

Dia banyak cabangnya, dan bisa ditelpon kalo buat rombongan untuk reservasi. 
Saya pesen empal gentong (rasanya kayak sofo betawi). Sedangkan gendhis saya pesankan empal asem (kuahnya tanpa santan, jadi lebih kayak sop daging). Enak?... lumayan enak.. apalagi kami baru maksi jam 3 sore hahaha udah laper banget!

Nasi Jamblang Bu Nur

Nasi jamblang itu adalah nasi yang disajikan diatas daun jati. Cukup otentik. Lauknya yang paling digemari adalah bakwan jagung. Tapi sayang pas saya dateng di jam makan malem udah abissss. Akhirnya cuma dapet lauk tuna pedes sama semur tahu. Hahaha. Oh iya, toga orang teman saya pesen cumi. Pas makan lumayan pake otot juga karena cumi nya susyeeeeh buat dipotong. Pas terakhir baru tau, ternyata pas antri ambil makan, kita bisa minta dipotongin abangnya pake pisau. Hadehhhhh... 

Batik Trusmi

Surganya batik dan oleh-oleh. Cari yang plangnya BT warna hitam. Disitu segala macem adaaaaa. Tapi kalo mau yang lebih murah dan punya banyak waktu, silakan susuri sepanjang jalan. Buanyaaaak banget toko batik

Buat yang bawa anak kayak saya kemarin, supaya lebih leluasa cuci mata dan pilih-pilih batik. Ada playground untuk nitipin anak di sebelah kanan rak-rak makanan. Lumayan besar dan cukup aman karena digembok dari luar, jadi nggak bisa orang keluar masuk seenaknya, dan si anak ga akan keluyuran keluar playground. Gendhis dititip disana alhamdulillah aman. Malah ketemu temen main dan ga mau diajak pulang... hahahah.  Dan alhamdulillah ibun bisa nemu batik lucu dan belanja kerupuk udang titipan umican. Fyi, kerupuk udang yang super enak dan gurih itu packagingnya ada gambar padi dengan tulisan biru. Sebagai penggemar kerupuk, saya ngefansssss  berat sama si kerupuk udang pagi. Maknyos!

GRAGE dan CBS Mall
Standarnya Mall lah... 😄😄☺️ 

Sekian trip singkat ke cirebon. Alternatif destinasi liburan (dan belanja) kalo udah jenuh sama macet jakarta tapi budget ngepas buat beli tiket pesawat hehe. 

Wednesday, December 6, 2017

Review Baby Zen Yoyo


Review Stroller BabyZen Yoyo 

Yuhuuuu...

Setelah hibernasi cukup lama, sekarang diriku datang dengan review stroller

Sesuai dengan cita-cita tahun lalu, kalo ada kesempatan jalan-jalan jauh lagi, saya mau rental babyzen yoyo. Pengen ngerasain travel stroller yang jadi perbincangan emak-emak dan konon katanya recommended banget. 

Kalau tahun lalu, saya udah nyobain nge-rental stroller cocolatte pockit, which is salah satu best seller travel stroller. Review stroller cocolatte pockit sudah dituliskan di artikel ini  http://mylittlebow.blogspot.co.id/2016/09/review-stroller-cocolatte-pockit-2.html. Silakan dibaca ya buibuk, buat nambah referensi.

Nah, tahun ini kejadian deh akhirnya... bisa nyobain babyzen yoyo. Stroller ini cukup most wanted di kancah per-rental-an, jadi memang amannya sih booking jauh-jauh hari




Ini dia bentuknya babyzen yoyo

Variasi warnanya buanyaaaaaaakkk


Eniwey, sebelumnya saya sempet browsing-browsing tentang stroller yang cocok untuk anak 4 sampai 5 tahun. Secara umur segitu kan sebenernya udah ga perlu pakai stroller ya, namun mamak tenaganya makin jompo plus gendhis makin berat, jadi kalo gendhis bobo di jalan atau kecapekan jalan kaki, nyerah deh saya kalo mesti gendong-gendong

Honestly, kemarin saya jadi mak-mak rempong jaman now, yang ngerepotin sista rental karena saya galauuuu maksimal. #maafyasis dirimu sabar banget ngadepin akyuuu.

Jadi, kegalauan saya adalah karena sekarang kan gendhis makin gede dan panjang. Umur hampir 5, I assume beratnya udah nyerempet 20 kilo (belom nimbang lagi) sedangkan baca-baca si babyzen yoyo max nya 18kg. Kalo sayah ngerental terus nanti strollernya keberatan lalu protol gimana doooooong. Hal lain yang di khawatirkan adalah karena tinggi, nanti pas gendhis duduk kepalanya udah out of space gimana yak, karena bantalannya nggak terlalu tinggi. Apa better sewa cocolatte pockit aja ya? Apalagi kan pockit sekarang udah ada yang mendekati full recline, jadi pas bobo posisi anak bisa agak rebah. Ada juga merk GB pockit yang bisa sampe 22 kg

Ini pertanyaan saya :

"Sis, maaf saya masih galau, anak saya sdh 4 tahun dan agak tinggi, kalau baby zen kayaknya bantalan punggungnya agak pendek, kalau dia tinggi nanti kepalanya melewati bantalan punggung nyaman nggak ya? Kalau pock it kan langsung kain, nggak ada bantalannya ya? Kira2 lebih nyaman yg mana ya?"
#rempesssss kan saya? Hihi maap.

Sista rental yang super sabar itu kemudian dengan baik hati fotoin anaknya yg kurang lebih besarnya se-gendhis untuk duduk di masing-masing stroller dan membuat saya cukup tercerahkan untuk sewa babyzen yoyo ajah. Apalagi saya mau membuktikan apakah review emak-emak di forum benar adanya.


Babyzen Yoyo warna Plum ini yang saya sewa

Saya sewa di @brephouserental. Biaya sewanya :
Babyzen
1 minggu 200.000
2 minggu 275.000
4 minggu 350.000

Karena perginya cuma seminggu, saya sewa buat 1 minggu aja. Biaya tersebut diluar ongkir ya. Ongkirnya mengikuti rate go-send nya gojek

Tips buat mak emak yang mau rental stroller, sebaiknya cari rental yang dekat dengan lokasi tempat tinggal. Supaya ongkosnya kirimnya nggak mahal #hematpangkalhappy yekannn?






Babyzen yoyo dengan kelengkapannya

Sudah termasuk tas-nya. Gambarnya saya comot dari google image yak, kemaren tas nya ga sempet difoto


Selama satu minggu pake babyzen yoyo, ini reviewnya:







Plus:

1. Sturdy / Kokoh

Kalo kata mamak eike, "ono rego ono rupo" yang bisa diartikan kualitasnya bagus, pantesan aja harganya mahal.

Dibanding pockit, emang yoyo ini jauh lebih kokoh. Meskipun jalanan agak berbatu atau jalan di rumput, roda tetap berputar dengan baik dan nggak meletot meletot.
Rangkanya pun tetap tegak. Jadi dorongnya lumayan nggak effort, kecuali pas tanjakan ya mak.




2. Nyaman

Bantalannya empuk. Kalau pockit kan di bagian dalam nggak ada bantalan, langsung kursi kanvas. Nah, baby zen yoyo ini ada bantalan kayak kasur tipis yang empuk. Tapi memang karena badan gendhis yang udah tinggi, jadi bantalannya nggak sampai ke kepala. (Which is ini yang saya khawatirin dari awal) 

Tapi enggak terlalu problem ternyata, karena bisa diganjel pakai bantal leher yang saya beli di miniso. Bantal leher ini lentur jadi bisa dibentuk sesuka kita gitu. (Sayangnya bantal ini jatoh pas dipesawat hiks2 dan nggak ketemu dicari-cari) akhirnya kepala gendhis diganjel pake blind bag atau syal tebel. 





3. Bisa posisi recline (rebah)

Yak, jadi kalo pas jam bobo di stroller lebih nyaman karena badan gendhis bisa rebah. Meskipun kaki nya suka melorot karena udah kepanjangan hehehe




4. Canopy Besar

Ini juga salah satu kelebihan babyzen yoyo. Canopy (tutup bagian atas) besar membantu banget pas traveling di suhu yang udah lumayan dingin dan berangin. Jadi gendhis nggak langsung terterpa udara dingin

Kalau pas panas terik pun, canopy besar mampu melindungi kepala anak dari sengatan panas matahari 

Template-nya gendhis kemarin, kalo pas dia udah ngantuk dan mau bobo, canopynya ditarik kebawah sampe full. Paling saya ngintip dari celah di bagian atas kalo pas mau lihat apa dia masih bobo di dalam






5. Rak bawah cukup luas

Kompartemen di bagian bawah stroller lumayan besar. Saya bisa meletakkan tas makanan, botol minuman, dan brochure-brochure



6. Ada foot rest
Ada foot rest ukuran standar, sehingga kaki bisa di letakkan dengan nyaman. 

Tapi, karena gendhis sebenernya udah rada ketinggian pakai stroller ini, kakinya agak nekuk gitu kalo pas duduk, meskipun saya lihatnya dia nyaman-nyaman aja sih





7. Gampang dilipat dan dibuka

Kalau sudah tau cara ngelipatnya, pasti nggak akan kesulitan untuk buka tutup stroller. Saya suka pas bagian buka-nya, karena tinggal di dorong kayak kalo pas mau buka payung. Hihihi

Untuk menutup, ada titik-titik yang harus dipencet dengan pas supaya dia bisa terlipat. Nah titik ini nih yang kadang kalo lagi buru-buru suka tiba-tiba susah dicari 😥😥

Coba lihat video-nya, gampang kan yessss masa tinggal di lempar dikit aja udah kebuka. hahaha
















8. Babyzen Yoyo 0+ dan 6+

Update; Kemaren ke Gandaria City, terus ada ibu-ibu bawa newborn pake stroller lucuk. Pas diperhatiin eh, kok babyzen yoyo tulisannya. Browsing-browsing... Lah, Ternyataaaaa ada babyzen yoyo 0+ which is bisa dipake mulai newbornnnnn dan bisa di transform jadi babyzen yoyo 6+. Simak Videonya






Minus:

- MAHAL!

Saya cek di tokopedia, 
harga ter-murah babyzen yoyo 6+ adalah : 7.289.100
harga ter-murah babyzen yoyo 0+ adalah : 10.800.000


- Dibandingkan dengan pockit, babyzen yoyo lebih berat dan ukurannya lebih besar. Meskipun masih bisa sih di hand carry dan ada tali supaya bisa disampirkan di pundak



Jujur saya sempet kecewa juga pas barangnya datang, kok besar dan berat ya... (Dibandingkan pockit, tapi termasuk kecil dan ramping dibanding stroller lain yg bukan travel series). Tapi setelah dipake, itu semua bisa ditolerir karena performanya yang OK dan sturdy. 

Sooooo... setelah seminggu full nyobain babyzen yoyo, saya udah nggak penasaran lagi. Menurut saya, ini stroller oke bangettttt. Terutama karena 3 hal :  kokoh, nyaman, ringkes (enteng, kecil, praktis). Sayangnya, stroller ini baru bisa dipake dari bayi 6 bulan, dan ga ada additional kit buat dipake sama newborn. Kalo nanti punya anak ke 2, baby zen yoyo masuk dalam wish list saya. Tinggal bapaknya deh yang pusing cari duitnyaaaa hahaha. 

Sekian reviewnya, semoga bermanfaat ya mommies

review stroller pockit bisa dilihat disini yaaaa