Sunday, February 24, 2019

Membuat dan Mencetak Kartu Keluarga serta E- KTP Tanpa Antri di Dukcapil Tangerang Selatan. Tips supaya Cepat, Tanpa Antri, Sehari Jadi, Nyaman, Mantul! (Part 1)

Membuat dan Mencetak Kartu Keluarga serta E- KTP Tanpa Antri di Dukcapil Tangerang Selatan.
Tips supaya Cepat, Tanpa Antri, Sehari Jadi, Nyaman, Mantul!

Berawal dari Oktober 2018 lalu, saya mau perpanjang STNK motor namun ditolak karena KTP nya masih laminating, belum E-KTP.

Sebenernya udah sempet rekam e-KTP, namun waktu itu katanya blanko nya-abis, jadi dikasi KTP sementara yang versi laminating. Nanti kalo blanko nya udah ada, tinggal dateng lagi ke kecamatan untuk cetak e-KTP.

Namun seiring berjalannya waktu, dan memang masih belum perlu, e-KTP nggak saya urus-urus. Sampe akhirnya terpaksa ngurus demi perpanjang STNK, sebab motor atas nama saya tiap hari dipake Pak Suami ngantor, takut apes aja kena razia 😅

Judul artikel diatas adalah PALSU alias BOHONG, karena perjalanan mendapatkan KK serta e-KTP saya berliku-liku dan butuh berkali kali bolak balik Kecamatan dan Dukcapil karena sistem mereka yang MENYEBALKAN!

1. Oktober 2018

Datang ke Kecamatan Ciputat Timur, bilang ke petugas mau cetak e-KTP.
Petugas mengecek sistem, terpampanglah data diri saya beserta seluruh hasil rekam e-KTP.

Petugas mengecek fotokopi KK yang saya bawa, lalu bilang:

Petugas: " maaf bu, tidak bisa saya cetak, karena KK nya tidak ada tanda tangan kepala dukcapil"

Saya : "oh tapi pak, data saya nggak ada yang berubah loh, semua sama, tinggal cetak aja"

Petugas : "Nggak bisa bu, peraturannya seperti itu... jadi ibu harus bikin KK baru"

Saya : "Lha, bukan salah saya dong, kenapa dukcapilnya nggak ttd di KK saya?, ini kan KK nya resmi dari Kecamatan Ciputat Timur"
(Jiwa makemak keluar 😅)

Petugas: " Iya bu, peraturan baru..."

Saya : Terus gimana?

Petugas : " ya ibu harus bikin KK baru"

Saya : " ya udah deh pak, saya mau bikin KK baru" (sambil ngeluarin map dokumen)

Petugas : " tapi bikin KK gak bisa disini, harus di dukcapil, syaratnya....( lalalalalala, si bapak kemudian menyebutkan syarat-syarat yang panjang dan ribet kayak minta surat keterangan RT,RW, isi form di kelurahan, dll, ngebayanginnya aja udah mules. Tapi dalam hati saya udah suudzhan aja nih gue dikerjain sama si bapak, jangan jangan dia mau minta sogokan sengaja bikin susah)

Pak Suami : ya udah ngurusnya tahun depan aja (sepertinya dia udah bete karena petugasnya tetep kekeh supaya saya bikin KK baru dulu)

Note: sama sekali nggak diinfo kalau bikin KK di dukcapil harus daftar online dulu, dan sama sekali nggak diinfo kalau cetak e-KTP nggak bisa dilakukan di kecamatan seperti sebelum-sebelumnya.

Btw guys, tau nggak kenapa ORANG KECAMATAN SUKA BERALASAN BLANKO HABIS?? ini dia alasannya, baca artikel berikut ya.

2. 3 Januari 2019

Pergi ke Dukcapil Tangerang Selatan.

Karena memang masih "buta" ngurus-ngurus beginian, saya datang jam 1 siang diantar nyokap, bokap, adek dan gendhis. Karena kata om saya, buka-nya sampai jam 4 sore. Suasana saat itu cukup ramai, sayangnya petugas front office disana seperti maicih level 10, SUPER JUDES semua.

Saya yang bingung dengan permasalahan saya, jadi tambah bingung "INI GUE HARUS NANYA KEMANA YAAAA?" karena di meja depan semua petugas terlihat seperti sibuk dan dikerumunin banyak orang. Saya coba tanya ke mbak-mbak di depan, "kalau mau cetak e-KTP gimana?" Jawabnya cuma "liat aja tuh di depan (sambil nunjuk keluar gak jelas mana yang ditunjuk)" Maksudnyaaaa? Lau pikir ay cenayaaaang? Depan sebelah mana, Malih??

Setelah melihat-lihat sekeliling, saya memperhatikan ternyata kalau ada kebingungan, bisa tanya ke loket "customer service" yang letaknya di ruangan sebelah kiri. Namun harus antri sesuai nomor antrian. PENGAMBILAN NOMOR ANTRIAN TUTUP JAM 12. Jadi saat itu, kalau memang mau tanya, saya harus menunggu sampai semua nomor antrian habis. Sukur-sukur sampai waktunya tiba petugas belum pulang.

To be honest, sebenernya saya nggak yakin sama apa yang di bilang orang kecamatan, ini beneran saya harus perbaharui KK? Tinggal nyetak doang loh, semua data sudah kerekam. Dan data di KK nggak ada perubahan SAMA PERCISSS. Aselik! Makanya saya clueless dan pengen konfirmasi lagi

Akhirnya, dari pada menunggu customer service yang belum jelas kapan gilirannya, saya memutuskan untuk bertanya pada pak satpam yang lagi berdiri di luar.

Saya : pak, saya punya permasalahan, tapi bingung mau tanya siapa, saya tanya bapak aja ya

Satpam: Kenapa bu?

Saya: saya mau cetak e-KTP, tapi sama orang kecamatan disuru ke dukcapil karena KKnya nggak ada ttd kepala dukcapil, emang bener ya?

Satpam : Bener, bu...

Saya : Jadi saya harus perbaharui KK, baru bisa cetak e-KTP?

Satpam : Betul Bu

Saya : Tapi kan isi KK saya sama sekali nggak ada perubahan pak, cuma gara2 ttd dukcapil doang, gitu?

Satpam : Iya bu...

Saya : Terus kenapa waktu itu KK saya gak di TTD sama kepala dukcapilnya? Kan bukan salah saya...

Satpam: speechless (kayaknya dia mau jitak kepala saya 😅😅). Peraturan baru bu...

Jadi saudara-saudara, kalau untuk cetak e-KTP, Kartu Keluarga HARUS ADA TANDA TANGAN KEPALA DUKCAPIL. Itu berarti, KARTU KELUARGA HARUS DIPERBAHARUI

Akhirnya sayapun mencoba daftar online untuk pembuatan Kartu Keluarga. Tapi sayang seribu sayang, WEBSITE-NYA ERROR!

Saya : pak, kok gak bisa dibuka?
Satpam: coba saya cek pake hp saya (ngambil hp dan ngecek)

Ditunggu sampe 5 menit nggak kebuka

Satpam: Sebentar saya tanya temen saya
(tampak pak satpam me WA temennya)

Enggak lama, beliau update

Oh kata temen saya memang lagi bermasalah web nya bu, dari Kominfo-nya. Udah dilaporkan, tapi masih nunggu diperbaiki

Saya : (ngomong dalam hati) emang dukcapil ada hubungannya sama Kemenkominfo ya??? 😅😅. Ini gue yang gagal paham, apa gue dikerjain?

Setelah itu, saya memutuskan untuk pulang dan akan coba lagi buka webnya dari rumah. Sebelum pulang, saya minta no hp nya pak satpam, in case ada pertanyaan lebih lanjut saya gak perlu ke dukcapil, JAUH BANGET, CUYYYY. cukup WA bapaknya aja. Alhamdulillah pak satpam ini baik dan sabar. Dia mau kasi nomornya ke saya. Buat mommies yang pengen contactnya, dm instagram saya aja yak

3. 8 Januari 2019

CARA MEMBUAT KARTU KELUARGA TANGERANG SELATAN

1. Daftar online

Step-step-nya :
1. Buka web disdukcapil:

disdukcapil.tangerangselatankota.go.id

Kalau nggak bisa, coba ke

siakcapil.tangerangselatankota.go.id

Kalau masih nggak bisa, coba lagi besok, lusa, minggu depan, atau minggu depannya lagi. Sebab websitenya seringan gak bisa diakses. KZL!

2. Pilih : Pendaftaran Online
3. Pilih : Pendaftaran
4. Isi semua form pendaftaran dengan benar. Masukkan nomor telepon aktif yang kamu pakai, karena nanti kode aktivasi akan dikirim by SMS

PERLU DICATAT, UNTUK PEMBUATAN KARTU KELUARGA DATA ISIAN FORM YANG DIMASUKKAN HARUS NAMA DAN NIK KEPALA KELUARGA

Awalnya saya memasukkan data saya, dan berhasil buat akun ID, tapi setelah Login kok ga ada pilihan buat/cetak KK. Setelah WA an sama pak satpam dukcapil, Owalaaaahh diketahui kalau cuma akun kepala keluarga yang bisa. Alhasil saya bikin lagi akunnya, pake data Pak Suami. Baru deh keluar opsi untuk perbaharui Kartu Keluarga

5. Cek SMS
Fyi, dibutuhkan KESABARAN SELUAS SAMUDRA untuk mendapatkan mendapatkan kode aktivasi tersebut, coba terus sampai berhasil dan jangan menyerah

6. Cek Email,
Akan ada email untuk aktivasi ulang akun "Pendaftaran Online Terintegrasi Disdukcapil Tangsel"

7. Kembali ke menu awal, pilih : Login

8. Masukkan No HP, Password dan Captcha

9. Selanjutnya akan masuk ke laman "SELAMAT DATANG"

10. Pilih: Pendaftaran

11. Pilih : Pengajuan Cetak Penggantian Kartu Keluarga

12. Pilih : Tanggal Pengurusan

13. Pilih : Kolom yang berwarna HIJAU sesuai dengan tanggal yang kita pengen.
Jikalau pas kalian buka, kolom pilihnya warna ABU ABU semua (kolom disediakan jumlahnya telah sama dengan kolom terisi), tandanya kuota sudah penuh, coba lagi besok atau besok lusa, atau minggu depannya 😅😅, Jam 1 malam. Serius, ini beneran 😁

14. Setelah dipilih, lalu klik AJUKAN.

15. Akan keluar notifikasi nomor registrasi dan tanggal yang sudah kita pilih. Segera screen shoot halaman tersebut! INI PENTING DILAKUKAN

INGAT: Normalnya, akan ada email notifikasi serta SMS pemberitahuan untuk pendaftaran tersebut, tapi di kasus saya, notifikasi tersebut nggak masuk masuk ke email ataupun SMS. Untung saya sudah gerak cepat buat screen shot. Karena, dukcapil nggak akan menerima dokumen kalau enggak ada bukti registrasinya.

JANGAN LUPA BAWA PRINT BUKTI REGISTRASI tersebut pada saat mengurus. Pada bukti registrasi, tertera nomor pendaftaran serta tanggal kita dapat memproses KK di dukcapil. Kalau kita cuma nunjukin foto di HP, tetep akan diminta petugas buat nge-print. Which is akan menghabiskan waktu dan tenaga lagi karena harus jalan kaki ke rental komputer dan antri lagi. Kalau bisa diminimalisir yang begini-begini deh daripada capek ati. Karena nggak tertulis di persyaratan, waktu itu saya nggak bawa print bukti registrasi. Saya pikir jaman paperless gini, ya cukup nunjukin layar hp aja, eh ternyata kudu di print juga.
Alhasil saya jalan kaki ke rental deket dukcapil, abangnya mungkin udah biasa ya. Saya disuru add WA, lalu kirim fotonya kesitu. Trus nanti di print sama si abang. Hamdalah lancar

16. Datang ke Dukcapil di sesuai tanggal yang telah ditentukan, dengan membawa
SYARAT SYARAT PENGAJUAN KARTU KELUARGA, yaitu:
1. Print Bukti Registrasi online
2. Copy Akte Kelahiran Seluruh nama-nama yang ada dalam Kartu Keluarga
3. Kartu Keluarga Lama Asli
4. Surat Kehilangan Asli (Apabila KK lama hilang)
5. Foto Kopi KTP, bagi anggota keluarga yang sudah wajib KTP (saya nyerahin foto kopi ktp saya yang masih versi laminating)
6. Foto kopi akte nikah / buku nikah

17. Sampai dukcapil, Ambil nomor antrian.
NOMOR ANTRIAN DAPAT DIAMBIL MULAI PUKUL 07.30 - 12.00. jangan sampe telat atau kesiangan ya!

18. Sabar menanti
Btw, sebenernya kalo udh dapat nomor antrian, sistem antrian disini cukup tertib dan terpantau. Karena di bagian depan loket, ada beberapa TV yang terpasang berisi info nomor antrian yang telah dipanggil. Jadi kita bisa perkirakan, kalau kira-kira nomor kita masih jauh, bisa ditinggal keluar cari udara segar dulu daripada bete menunggu di dalam.

19. Ketika nomor dipanggil, ikuti instruksi harus menuju loket berapa. Selanjutnya, tunjukkan semua dokumen yang dibawa. Kalau lancar gak ada masalah, kita akan dapat bukti tanda terima yang harus dibawa ketika pengambilan.

LAH??? GAK LANGSUNG JADI HARI ITU JUGA??? PADAHAL IKLANNYA DI DEPAN TERTULIS BISA SEHARI JADIIII? MESTI BALIK LAGI DONG DONG DONG? IZIN KANTOR LAGI DONG DONG DONG?
Yaaaaa gitu deeeeeeh!!

20.

12 Januari 2019

Balik lagi ke dukcapil di hari yang telah ditentukan (pas kemarin ngurus, saya prosesnya 4 hari kerja). Ambil nomor antrian pengambilan KK

21. Sabar menanti part 2.

22. Kartu Keluarga sudah jadi. Yeayyyy!!!

Begitulaaaaah akhirnyaaaaa Kartu Keluarga Sudah di Tangan. Next tinggal ke kecamatan deeeh buat cetak e-KTP

Lanjut ke Part 2 ya..

No comments:

Post a Comment