Sunday, February 24, 2019

Membuat dan Mencetak Kartu Keluarga serta E- KTP Tanpa Antri di Dukcapil Tangerang Selatan. Tips supaya Cepat, Tanpa Antri, Sehari Jadi, Nyaman, Mantul! (Part 2)

Membuat dan Mencetak Kartu Keluarga serta E- KTP Tanpa Antri di Dukcapil Tangerang Selatan.
Tips supaya Cepat, Tanpa Antri, Sehari Jadi, Nyaman, Mantul! (Part 2)

Setelah pembuatan Kartu Keluarga yang rempong bin ribet dan bolak balik dukcapil nan jauh disana (kisah lengkapnya bisa dibaca di postingan ini), akhirnya KK berhasil didapat dalam genggaman.

Kenapa kemarin saya harus bikin KK baru padahal data nggak ada yang berubah sama sekali? Karena KK yang saya punya sebelumnya GAK ADA TANDA TANGAN KEPALA DUKCAPIL. Peraturan terbaru mulai April 2018, untuk pencetakan dan pembuatan e KTP, KK harus bertandatangan Dukcapil, tidak lagi sekelas camat atau lurah.

Thariq, seorang teman yang jadi pegawai kelurahan di Jakarta, bahkan sampe komen kalo di Jakarta buat nyetak E KTP nggak se-ribet dan se-rempong itu, plus sehari jadi. KK nggak perlu pake ttd dukcapil. Tinggal dateng ke kecamatan, udah terima beres. Kayaknya cuma Tangsel sama Trenggalek aja yang begini, tapi mbok ya jangan nyusahin harus bolak balik ke kantor dukcapil yang jauh ituuuuu, cukup di kecamatan aja, biar orang kecamatan ada kerjaannya juga.

Yak, sekarang saatnya mencetak e-KTP.

Januari 2019
Saya datang ke kecamatan ciputat timur dengan hati riang. Berharap sebentar lagi bakal punya eKTP ku rasa senang.

Tapi ternyata, sayang seribu sayang. Saya ditolak mentah-mentah, sebab peraturan yang baru, pembuatan ataupun pencetakan KTP sudah dipusatkan di dukcapil. Pendaftaran harus melalui website dukcapil yang sering eror gak bisa diakses. Hiks!

Laaaaah kenapa waktu pas pertama kali saya datang ke Kecamatan, petugasnya gak bilang???? Sssshhhh SEBEL!!! Terus sekarang berarti harus ke dukcapil yang jauh ituuuuuu?? Mesti izin kantor lagi doooong. Buang-buang waktu sekaliiiii.

Oke, calm down. Sekarang mari kita urus pencetakan E-KTP Tangerang Selatan sesuai prosedur yang berlaku.

(Ini step step awal saya ulang ya dari postingan sebelumnya, karena sama)

CARA MEMBUAT KARTU KELUARGA TANGERANG SELATAN

1. Daftar online

Step-step-nya :
1. Buka web disdukcapil:

disdukcapil.tangerangselatankota.go.id

Kalau nggak bisa, coba ke

siakcapil.tangerangselatankota.go.id

Kalau masih nggak bisa, coba lagi besok, lusa, minggu depan, atau minggu depannya lagi. Sebab websitenya seringan gak bisa diakses. KZL!

2. Pilih : Pendaftaran Online
3. Pilih : Pendaftaran
4. Isi semua form pendaftaran dengan benar. Masukkan nomor telepon aktif yang kamu pakai, karena nanti kode aktivasi akan dikirim by SMS

PERLU DICATAT, UNTUK PEMBUATAN KARTU KELUARGA DATA ISIAN FORM YANG DIMASUKKAN HARUS NAMA DAN NIK KEPALA KELUARGA

Awalnya saya memasukkan data saya, dan berhasil buat akun ID, tapi setelah Login kok ga ada pilihan buat/cetak KK. Setelah WA an sama pak satpam dukcapil, Owalaaaahh diketahui kalau cuma akun kepala keluarga yang bisa. Alhasil saya bikin lagi akunnya, pake data Pak Suami. Baru deh keluar opsi untuk perbaharui Kartu Keluarga

Untuk pembuatan KTP, datanya sesuai dengan orang yang akan membuat ya. Nggak harus sebagai kepala keluarga

5. Cek SMS
Fyi, dibutuhkan KESABARAN SELUAS SAMUDRA untuk mendapatkan mendapatkan kode aktivasi tersebut, coba terus sampai berhasil dan jangan menyerah

6. Cek Email,
Akan ada email untuk aktivasi ulang akun "Pendaftaran Online Terintegrasi Disdukcapil Tangsel"

7. Kembali ke menu awal, pilih : Login

8. Masukkan No HP, Password dan Captcha

9. Selanjutnya akan masuk ke laman "SELAMAT DATANG"

10. Pilih: Pendaftaran

11. Pilih : Pengajuan Cetak Penggantian Kartu Keluarga

12. Pilih : Tanggal Pengurusan

13. Pilih : Kolom yang berwarna hijau.

NOTE: Jujur aja, saya gondok setengah mati karena hampir setiap hari buka web ini, namun sampai di step untuk masukin tanggal pengurusan selalu ZONK!! Gak pernah bisa di klik, selalu penuh. Warnanya selalu abu-abu, tidak pernah hijau. Pagi, siang, sore, malam, tengah malam. Kalau misalnya 2 minggu ke depan sudah penuh, kita nggak bisa memilih minggu selanjutnya, karena tanggalnya belum keluar. Dan kita nggak diinfokan juga kapan tanggal baru akan release di web tersebut. Emosi tingkat dewa pokoknya!

Disdukcapil tangsel memiliki hotline customer service yang bisa kita hubungi via Whats App. Tapiiiiiii NGGAK PERNAH DIBALES. Sekali-nya dibales, yang bales ROBOT dan tidak menjawab pertanyaan.
Unek unek saya, persissss sama dengan unek-unek seorang ibu yang curhat di facebooknya melalui surat terbuka untuk bapak Heru Sudarmanto, kepala disdukcapil tangsel. Jika memang ingin terintegrasi online, HARUS didukung dengan perangkat teknologi yang memadai, dong. Masa' KALAH SAMA DUFAN Wkwkwkwkwk

Kalaupun harus bayar orang, untuk bisa mendapatkan tanggal pencetakan eKTP saya rela kok. Mungkin nggak hanya saya, tapi banyak orang juga mau. Saya sangat mengapresiasi pembuatan sistem online untuk mempermudah kepengurusan dan meminimalisir calo. Tapi kalo sistemnya kacrut begini, ya malah nyusahin masyarakat dooooong. Saya rasa ada pihak pihak atau admin tertentu "dibalik layar" yang punya akses dengan gampangnya mengakses dan mengambil nomor antrian tanggal. Soalnya aneh banget, setiap hari dibuka selalu FULL. Lha kapan sih sebenernya kita bisa pilih tanggal??? Paling tidak tambahkan periode pemilihan tanggalnya sampai tak terbatas, sehingga membuka kesempatan yang lebih lebar bagi masyarakat untuk mendapatkan kepastian bisa punya eKTP.

Dari tanggal 20 Januari saya kirim chat ke cust service, dan rutin hampir tiap hari saya terus chat. Bodo amat deh nggak dibales!! Mungkin servernya udah eror kali, kebanyakan orang yang komplain jadi nggak sanggup balesin. Sampe satu minggu kemudian, tiba-tiba dibales sama robot:

"Pendaftaran online 24 jam, kuota akan bertambah pada hari berikutnya, jadi pemilihan tanggal cetak akan terbuka dari pukul 00.01"

Terima kasih info-nya, tapi ini beneran masih gak bisa di klik "pilih". PAGI SIANG MALAM DICOBAIN, KENAPA MASIH GAK BISA DIPILIH SIHHHH? TUHAAAAANNNNNN 😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭.

Kalau anda beruntung, anda akan dapat mengklik tombol hijau, dan memilih tanggal perekaman atau pencetakan e-KTP.

13. Datanglah ke Dukcapil pada tanggal yang telah ditetapkan.
NOTE: Dengan berhasil daftar online, bukan berarti anda otomatis dapat nomor antrian. Jadi anda harus datang pagi-pagi, untuk dapat nomor. Meja pendaftaran mulai dibuka jam 7 pagi sampai 11 siang. Kalau lewat, siap siap aja gigit jari 😅😅

Persyaratan yang harus dibawa:
1. Print bukti nomor registrasi (harus di print, jangan cuma ditunjukin pake hp)
2. Copy Kartu Keluarga bertandatangan Kepala Dukcapil (ini harus, mas-mas depan saya disuruh pulang lagi karena KKnya masih ttd lurah)
3. KTP Asli yang lama, atau surat kehilangan dari kepolisian

Anyway, sejatinya saya cuma mau CETAK e-KTP doang, tapi prosesnya sama aja dengan yang mau REKAM e-KTP. Kirain mah dateng udah tinggal ambil nomor antrian, lalu ke konter buat nyetak. Ternyata antrian nya sama dengan antrian orang mau ngerekam alhasil menunggu lamaaaaa binggo!

14. Serahkan semua berkas ke petugas yang standby di meja depan

Jadi kalau kalian sampai di Dukcapil, persis di depan pintu masuk sebelah kiri, akan ada petugas seorang bapak-bapak yang bekerja mengecek kelengkapan berkas yang dibawa. Tumpuklah berkas di atas meja si Bapak, nanti akan dipanggil namanya, dan di cek satu per satu.

Kalau persyaratan semua sudah lengkap, kita akan diberi nomor antrian. Tetapi kalau ada berkas yang kurang, kita akan diminta melengkapi atau disuruh pulang dengan tangan hampa. DAN INI BANYAK BANGET KEJADIAN DI DEPAN MATA SAYA, UDAH DATANG JAUH-JAUH DARI RUMAH, EH DISURUH PULANG LAGI!! Boooo... bayangin aja yak, udah daftarnya susah, tempatnya jauh, umpel-umpelan, eh terus disuruh pulang karena berkas gak lengkap. KZL kaaaan?! Supaya nggak gondok, maka baca postingan saya baik-baik ya.

15. Menanti dengan sabar di depan ruangan nomor 8, sampai nomor antrian kita dipanggil.

Bawalah cemilan, buku, games, atau apapun supaya nggak bengong kayak sapi ompong. Beberapa kali bolak balik dukcapil di hari yang berbeda-beda, saya nggak melihat kantor ini sepi kecuali diatas jam 2 siang. Jadi selalu rame, apalagi tiap pagi.

Buat yang bawa anak, disini disediakan satu ruangan playground. Lumayan menghibur supaya anak nggak rewel

16. Dipanggil

Selanjutnya saya masuk ke ruang nomor 8, yang letaknya di pojok sebelah kanan. Ukuran ruangan tersebut cukup sempit. Tampak 3 orang petugas laki-laki yang masih muda melayani masyarakat yang datang sambil sesekali melempar canda antar mereka. Nggak kaku kayak robot, dan nggak judes kayak petugas lain di depan, apalagi petugas perempuan dengan kadar judes level 10 di pintu masuk yang saya temui tempo hari. Kenapa nggak mas mas ini aja yang ditaro di depan sih? Hahaha...

Data saya kemudian diperiksa satu demi satu. Kemudian saya ditawarkan untuk ganti foto, mungkin mas nya melihat tampilan saya sekarang udah beda sama yang difoto. Namun, saya harus keluar beli materei dulu, nanti balik lagi kesini, antri lagi. Haduhhh kebayang antrian seperti ular naga panjangnya, saya memilih untuk langsung aja dicetak apa adanya disitu.

17. Jadilah e-KTP
Alhamdulillah.... akhirnya punya eKTP jugaaa!!!.

Begitulah, semoga postingan yang cukup panjang dan penuh curhatan ini bermanfaat. Mudah-mudahan kedepannya pelayanan pembuatan dokumen kependudukan semakin mudah dan nyaman. Plus, bikin eKTP, KK, atau apapun nggak perlu lagi lah ke dukcapil yang jauh itu...cukup di Kecamatan setempat aja. Hemat waktu, hemat uang, hemat tenaga.

Buat yang masih punya kendala mengurus ini, saya ada nomor telepon pak satpam baik hati yang bisa memberi informasi terkait pengurusan data di dukcapil. Daripada udah jauh-jauh kesana, eh...disuru pulang lagi yekaaaan. Mending tanya pak satpam dulu. Pls comment atau dm instagram aja ya

Membuat dan Mencetak Kartu Keluarga serta E- KTP Tanpa Antri di Dukcapil Tangerang Selatan. Tips supaya Cepat, Tanpa Antri, Sehari Jadi, Nyaman, Mantul! (Part 1)

Membuat dan Mencetak Kartu Keluarga serta E- KTP Tanpa Antri di Dukcapil Tangerang Selatan.
Tips supaya Cepat, Tanpa Antri, Sehari Jadi, Nyaman, Mantul!

Berawal dari Oktober 2018 lalu, saya mau perpanjang STNK motor namun ditolak karena KTP nya masih laminating, belum E-KTP.

Sebenernya udah sempet rekam e-KTP, namun waktu itu katanya blanko nya-abis, jadi dikasi KTP sementara yang versi laminating. Nanti kalo blanko nya udah ada, tinggal dateng lagi ke kecamatan untuk cetak e-KTP.

Namun seiring berjalannya waktu, dan memang masih belum perlu, e-KTP nggak saya urus-urus. Sampe akhirnya terpaksa ngurus demi perpanjang STNK, sebab motor atas nama saya tiap hari dipake Pak Suami ngantor, takut apes aja kena razia 😅

Judul artikel diatas adalah PALSU alias BOHONG, karena perjalanan mendapatkan KK serta e-KTP saya berliku-liku dan butuh berkali kali bolak balik Kecamatan dan Dukcapil karena sistem mereka yang MENYEBALKAN!

1. Oktober 2018

Datang ke Kecamatan Ciputat Timur, bilang ke petugas mau cetak e-KTP.
Petugas mengecek sistem, terpampanglah data diri saya beserta seluruh hasil rekam e-KTP.

Petugas mengecek fotokopi KK yang saya bawa, lalu bilang:

Petugas: " maaf bu, tidak bisa saya cetak, karena KK nya tidak ada tanda tangan kepala dukcapil"

Saya : "oh tapi pak, data saya nggak ada yang berubah loh, semua sama, tinggal cetak aja"

Petugas : "Nggak bisa bu, peraturannya seperti itu... jadi ibu harus bikin KK baru"

Saya : "Lha, bukan salah saya dong, kenapa dukcapilnya nggak ttd di KK saya?, ini kan KK nya resmi dari Kecamatan Ciputat Timur"
(Jiwa makemak keluar 😅)

Petugas: " Iya bu, peraturan baru..."

Saya : Terus gimana?

Petugas : " ya ibu harus bikin KK baru"

Saya : " ya udah deh pak, saya mau bikin KK baru" (sambil ngeluarin map dokumen)

Petugas : " tapi bikin KK gak bisa disini, harus di dukcapil, syaratnya....( lalalalalala, si bapak kemudian menyebutkan syarat-syarat yang panjang dan ribet kayak minta surat keterangan RT,RW, isi form di kelurahan, dll, ngebayanginnya aja udah mules. Tapi dalam hati saya udah suudzhan aja nih gue dikerjain sama si bapak, jangan jangan dia mau minta sogokan sengaja bikin susah)

Pak Suami : ya udah ngurusnya tahun depan aja (sepertinya dia udah bete karena petugasnya tetep kekeh supaya saya bikin KK baru dulu)

Note: sama sekali nggak diinfo kalau bikin KK di dukcapil harus daftar online dulu, dan sama sekali nggak diinfo kalau cetak e-KTP nggak bisa dilakukan di kecamatan seperti sebelum-sebelumnya.

Btw guys, tau nggak kenapa ORANG KECAMATAN SUKA BERALASAN BLANKO HABIS?? ini dia alasannya, baca artikel berikut ya.

2. 3 Januari 2019

Pergi ke Dukcapil Tangerang Selatan.

Karena memang masih "buta" ngurus-ngurus beginian, saya datang jam 1 siang diantar nyokap, bokap, adek dan gendhis. Karena kata om saya, buka-nya sampai jam 4 sore. Suasana saat itu cukup ramai, sayangnya petugas front office disana seperti maicih level 10, SUPER JUDES semua.

Saya yang bingung dengan permasalahan saya, jadi tambah bingung "INI GUE HARUS NANYA KEMANA YAAAA?" karena di meja depan semua petugas terlihat seperti sibuk dan dikerumunin banyak orang. Saya coba tanya ke mbak-mbak di depan, "kalau mau cetak e-KTP gimana?" Jawabnya cuma "liat aja tuh di depan (sambil nunjuk keluar gak jelas mana yang ditunjuk)" Maksudnyaaaa? Lau pikir ay cenayaaaang? Depan sebelah mana, Malih??

Setelah melihat-lihat sekeliling, saya memperhatikan ternyata kalau ada kebingungan, bisa tanya ke loket "customer service" yang letaknya di ruangan sebelah kiri. Namun harus antri sesuai nomor antrian. PENGAMBILAN NOMOR ANTRIAN TUTUP JAM 12. Jadi saat itu, kalau memang mau tanya, saya harus menunggu sampai semua nomor antrian habis. Sukur-sukur sampai waktunya tiba petugas belum pulang.

To be honest, sebenernya saya nggak yakin sama apa yang di bilang orang kecamatan, ini beneran saya harus perbaharui KK? Tinggal nyetak doang loh, semua data sudah kerekam. Dan data di KK nggak ada perubahan SAMA PERCISSS. Aselik! Makanya saya clueless dan pengen konfirmasi lagi

Akhirnya, dari pada menunggu customer service yang belum jelas kapan gilirannya, saya memutuskan untuk bertanya pada pak satpam yang lagi berdiri di luar.

Saya : pak, saya punya permasalahan, tapi bingung mau tanya siapa, saya tanya bapak aja ya

Satpam: Kenapa bu?

Saya: saya mau cetak e-KTP, tapi sama orang kecamatan disuru ke dukcapil karena KKnya nggak ada ttd kepala dukcapil, emang bener ya?

Satpam : Bener, bu...

Saya : Jadi saya harus perbaharui KK, baru bisa cetak e-KTP?

Satpam : Betul Bu

Saya : Tapi kan isi KK saya sama sekali nggak ada perubahan pak, cuma gara2 ttd dukcapil doang, gitu?

Satpam : Iya bu...

Saya : Terus kenapa waktu itu KK saya gak di TTD sama kepala dukcapilnya? Kan bukan salah saya...

Satpam: speechless (kayaknya dia mau jitak kepala saya 😅😅). Peraturan baru bu...

Jadi saudara-saudara, kalau untuk cetak e-KTP, Kartu Keluarga HARUS ADA TANDA TANGAN KEPALA DUKCAPIL. Itu berarti, KARTU KELUARGA HARUS DIPERBAHARUI

Akhirnya sayapun mencoba daftar online untuk pembuatan Kartu Keluarga. Tapi sayang seribu sayang, WEBSITE-NYA ERROR!

Saya : pak, kok gak bisa dibuka?
Satpam: coba saya cek pake hp saya (ngambil hp dan ngecek)

Ditunggu sampe 5 menit nggak kebuka

Satpam: Sebentar saya tanya temen saya
(tampak pak satpam me WA temennya)

Enggak lama, beliau update

Oh kata temen saya memang lagi bermasalah web nya bu, dari Kominfo-nya. Udah dilaporkan, tapi masih nunggu diperbaiki

Saya : (ngomong dalam hati) emang dukcapil ada hubungannya sama Kemenkominfo ya??? 😅😅. Ini gue yang gagal paham, apa gue dikerjain?

Setelah itu, saya memutuskan untuk pulang dan akan coba lagi buka webnya dari rumah. Sebelum pulang, saya minta no hp nya pak satpam, in case ada pertanyaan lebih lanjut saya gak perlu ke dukcapil, JAUH BANGET, CUYYYY. cukup WA bapaknya aja. Alhamdulillah pak satpam ini baik dan sabar. Dia mau kasi nomornya ke saya. Buat mommies yang pengen contactnya, dm instagram saya aja yak

3. 8 Januari 2019

CARA MEMBUAT KARTU KELUARGA TANGERANG SELATAN

1. Daftar online

Step-step-nya :
1. Buka web disdukcapil:

disdukcapil.tangerangselatankota.go.id

Kalau nggak bisa, coba ke

siakcapil.tangerangselatankota.go.id

Kalau masih nggak bisa, coba lagi besok, lusa, minggu depan, atau minggu depannya lagi. Sebab websitenya seringan gak bisa diakses. KZL!

2. Pilih : Pendaftaran Online
3. Pilih : Pendaftaran
4. Isi semua form pendaftaran dengan benar. Masukkan nomor telepon aktif yang kamu pakai, karena nanti kode aktivasi akan dikirim by SMS

PERLU DICATAT, UNTUK PEMBUATAN KARTU KELUARGA DATA ISIAN FORM YANG DIMASUKKAN HARUS NAMA DAN NIK KEPALA KELUARGA

Awalnya saya memasukkan data saya, dan berhasil buat akun ID, tapi setelah Login kok ga ada pilihan buat/cetak KK. Setelah WA an sama pak satpam dukcapil, Owalaaaahh diketahui kalau cuma akun kepala keluarga yang bisa. Alhasil saya bikin lagi akunnya, pake data Pak Suami. Baru deh keluar opsi untuk perbaharui Kartu Keluarga

5. Cek SMS
Fyi, dibutuhkan KESABARAN SELUAS SAMUDRA untuk mendapatkan mendapatkan kode aktivasi tersebut, coba terus sampai berhasil dan jangan menyerah

6. Cek Email,
Akan ada email untuk aktivasi ulang akun "Pendaftaran Online Terintegrasi Disdukcapil Tangsel"

7. Kembali ke menu awal, pilih : Login

8. Masukkan No HP, Password dan Captcha

9. Selanjutnya akan masuk ke laman "SELAMAT DATANG"

10. Pilih: Pendaftaran

11. Pilih : Pengajuan Cetak Penggantian Kartu Keluarga

12. Pilih : Tanggal Pengurusan

13. Pilih : Kolom yang berwarna HIJAU sesuai dengan tanggal yang kita pengen.
Jikalau pas kalian buka, kolom pilihnya warna ABU ABU semua (kolom disediakan jumlahnya telah sama dengan kolom terisi), tandanya kuota sudah penuh, coba lagi besok atau besok lusa, atau minggu depannya 😅😅, Jam 1 malam. Serius, ini beneran 😁

14. Setelah dipilih, lalu klik AJUKAN.

15. Akan keluar notifikasi nomor registrasi dan tanggal yang sudah kita pilih. Segera screen shoot halaman tersebut! INI PENTING DILAKUKAN

INGAT: Normalnya, akan ada email notifikasi serta SMS pemberitahuan untuk pendaftaran tersebut, tapi di kasus saya, notifikasi tersebut nggak masuk masuk ke email ataupun SMS. Untung saya sudah gerak cepat buat screen shot. Karena, dukcapil nggak akan menerima dokumen kalau enggak ada bukti registrasinya.

JANGAN LUPA BAWA PRINT BUKTI REGISTRASI tersebut pada saat mengurus. Pada bukti registrasi, tertera nomor pendaftaran serta tanggal kita dapat memproses KK di dukcapil. Kalau kita cuma nunjukin foto di HP, tetep akan diminta petugas buat nge-print. Which is akan menghabiskan waktu dan tenaga lagi karena harus jalan kaki ke rental komputer dan antri lagi. Kalau bisa diminimalisir yang begini-begini deh daripada capek ati. Karena nggak tertulis di persyaratan, waktu itu saya nggak bawa print bukti registrasi. Saya pikir jaman paperless gini, ya cukup nunjukin layar hp aja, eh ternyata kudu di print juga.
Alhasil saya jalan kaki ke rental deket dukcapil, abangnya mungkin udah biasa ya. Saya disuru add WA, lalu kirim fotonya kesitu. Trus nanti di print sama si abang. Hamdalah lancar

16. Datang ke Dukcapil di sesuai tanggal yang telah ditentukan, dengan membawa
SYARAT SYARAT PENGAJUAN KARTU KELUARGA, yaitu:
1. Print Bukti Registrasi online
2. Copy Akte Kelahiran Seluruh nama-nama yang ada dalam Kartu Keluarga
3. Kartu Keluarga Lama Asli
4. Surat Kehilangan Asli (Apabila KK lama hilang)
5. Foto Kopi KTP, bagi anggota keluarga yang sudah wajib KTP (saya nyerahin foto kopi ktp saya yang masih versi laminating)
6. Foto kopi akte nikah / buku nikah

17. Sampai dukcapil, Ambil nomor antrian.
NOMOR ANTRIAN DAPAT DIAMBIL MULAI PUKUL 07.30 - 12.00. jangan sampe telat atau kesiangan ya!

18. Sabar menanti
Btw, sebenernya kalo udh dapat nomor antrian, sistem antrian disini cukup tertib dan terpantau. Karena di bagian depan loket, ada beberapa TV yang terpasang berisi info nomor antrian yang telah dipanggil. Jadi kita bisa perkirakan, kalau kira-kira nomor kita masih jauh, bisa ditinggal keluar cari udara segar dulu daripada bete menunggu di dalam.

19. Ketika nomor dipanggil, ikuti instruksi harus menuju loket berapa. Selanjutnya, tunjukkan semua dokumen yang dibawa. Kalau lancar gak ada masalah, kita akan dapat bukti tanda terima yang harus dibawa ketika pengambilan.

LAH??? GAK LANGSUNG JADI HARI ITU JUGA??? PADAHAL IKLANNYA DI DEPAN TERTULIS BISA SEHARI JADIIII? MESTI BALIK LAGI DONG DONG DONG? IZIN KANTOR LAGI DONG DONG DONG?
Yaaaaa gitu deeeeeeh!!

20.

12 Januari 2019

Balik lagi ke dukcapil di hari yang telah ditentukan (pas kemarin ngurus, saya prosesnya 4 hari kerja). Ambil nomor antrian pengambilan KK

21. Sabar menanti part 2.

22. Kartu Keluarga sudah jadi. Yeayyyy!!!

Begitulaaaaah akhirnyaaaaa Kartu Keluarga Sudah di Tangan. Next tinggal ke kecamatan deeeh buat cetak e-KTP

Lanjut ke Part 2 ya..

Tuesday, February 5, 2019

Resolusi 2018 : BM (Banyak Mau)

Time flies.
Ini udah hampir bulan September 2018. Tetiba saya menemukan sebuah tulisan yang tersimpan di Notes HP. Sebuah tulisan berupa impian awal tahun,  yang belum pernah ter-publish.

Better late than never kan? Saya posting ya.
Ternyata, seiring berjalanannya waktu, beberapa resolusi sudah tercapai, meskipun saat ini saya sedang berada di salah satu titik terendah saya :( sebuah cobaan dalam hidup yang sebeumnya sama sekali tidak pernah terfikir akan terjadi. Tapi Tuhan punya kuasa, Dia penentu segala kan? Manusia hanya bisa berencana, berdoa, bermimpi sesuka hatinya. Selanjutnya? Tuhanlah yang menentukan jalan terbaik bagi hambanya. 




 



-------------------------------------------------------------------------------

2 Januari 2018

Hari ini, menjadi hari pertama bekerja di 2018.

Masih jetlag karena akhir desember kemarin diisi dengan jalan-jalan asoy dan liburnya juga lumayan lama. Feel so relaxed and recharged! Meskipun kalo liburnya bisa ditambah, saya pasti ga akan nolak.
 

Tahun baru means... resolusi baru, mimpi-mimpi baru!  Saatnya flash back kembali, melihat apa aja yang sudah saya impikan di awal tahun 2017 kemarin, dan apakah saya sudah berhasil mencapainya. Selain itu, menjadi tonggak awal dimulainya impian baru memasuki 2018.

2017 definately menjadi tahun jalan-jalan. Alhamdulillah... tuhan mendengar doa-doa saya untuk menjelajah bumi-nya yang luas. 
"2017 bakal jadi tahun jalan-jalan lo deh, Ki" kata partner in crime saya 😝

Di akhir 2016, diantara rekan satu team, saya adalah yang paling miskin pengalaman mengunjungi destinasi-destinasi wisata unggulan yang jadi jualannya pariwisata Indonesia. Selama 7 tahun bekerja (omg! 😌), destinasi yg saya kunjungi bisa diitung pake jari (kesian amat neng, salah siapa hayooo hahaha, biasanya cuma meratap dalam hati kapan ya bisa kayak yang lain mengunjungi tempat-tempat keren di indonesia #curcol dehhh)
.
Saya hanya gigit jari atau googling ketika harus kasi rekomendasi spot spot mana aja yang mau di highlight untuk promosi, gimana kesananya, ada apa aja disana. Bahkan sempet di godain karena belom pernah ke labuan bajo yang mana orang-orang udah bolak balik kesana, atau... belitung ("hah belitung lo belom pernah? kirain udah Ki, itu kan destinasi paling standarrrr" kata teman saya bak kompor mledug #menatapnanar #ngorek2tanahdipojokan #ranggakamujahat )





2017 punya team kerja yang kompak dan menyenangkan


Alhamdulillah, 2017 saya bisa meraih #goaltrip yang udah di- idam-idamkan sejak lama. Saya bisa menjejakkan kaki di berbagai tempat cantik nan keren mulai dari sorong, raja ampat, lombok, medan, palembang, wakatobi, banda neira, labuan bajo (bahkan 2 kali kesanaaaa dan emang rasanya sampai 100x pun labuan bajo nggak akan pernah ngebosenin), derawan, belitung, alor, pontianak, singkawang, tarakan, balikpapan, berau, ambon, kupang, pangkalan bun, tanjung puting yang ke semua-nya belum pernah saya datengin. Blog emak-emak saya ini pun seketika berubah jadi blog jalan-jalan.













Bukan bermaksud pamer, maafkan ya kalo emang saya norak. Ini beneran purely sebuah pengalaman luar biasa yang meninggalkan kenangan di hati. Creating memories. Banyak bangettttt nilai-nilai kehidupan yang didapat selama travelling. 

Saya melihat langsung gimana orang tua disana membebaskan anaknya yang usia dua tahunan untuk main di pantai, berenang di laut, loncat dari perahu, tanpa worry berlebihan takut anaknya jatuh, tenggelam, atau apa gitu. Ada sebersit rasa iri, saya pengen gendhis tinggal jauh dari hiruk pikuk kota dengan tempat main yang terbatas atau nontonin tv/gadget. saya pengen gendhis bisa berenang dan punya kolam renang luas yang cantik tak berbatas seperti anak-anak di alor. 

Ada juga tradisi sasi, yaitu dalam periode waktu tertentu tidak boleh menangkap ikan supaya memberikan waktu bagi ikan-ikan tersebut untuk tumbuh dan berkembang biak sehingga bisa dipanen dengan hasil yang baik dan berlimpah, serta kelestarian alam dan ikan bisa selalu terjaga. Bahkan di raja ampat, dari atas perahu aja bisa keliatan ikan-ikan napoleon ukuran besar. Subhanallah.. Saya bertemu banyak orang dan mendapat banyak cerita diantaranya adalan bagaimana orang-orang di timur indonesia memiliki sikap ikhlas, nrimo, dan bersyukur dengan segala yang dimiliki walaupun dalam keterbatasan. Karena, sesungguhnya orang yang paling melarat hidupnya adalah orang yang tidak pernah bersyukur, betul tidak?! 😄

Selain itu, saat travelling mata saya dimanjakan dengan pemandangan yang luar biasa. Sunset terindah yang pernah saya lihat seumur hidup! adalah di banda neira. Sore itu langit banda mengeluarkan semburat warna orens-pink, bukan hanya di depan tempat matahari tenggelam-nya aja, tetapi juga diatas kepala bahkan sampai belakang sejauh mata memandang langitnya pink!!!! OMG!!! cantiiiikkk bangget. Yang jelas hal ini bikin saya semakin cintaaaaaa banget sama Indonesia. ternyata pesona nya nggak abis-abis buat dijelajahi.
.
Eniweyyyyy, 
2017 kemarin saya lewati dengan smooth dan menyenangkan. Terutama karena saya punya tim di kantor yang kompak dan asik. Pekerjaan saya pun adalah pekerjaan yang pasti bikin iri banyak orang. Siapa sih yang nggak mau kerja rasa liburan, di tempat tempat yang bahkan masuk ke bucket list travel-nya orang-orang?!

Selain itu, setelah berjuang hampir 4 tahun, impian buat outing mommaergo pun terlaksana. Saya, Pak suami, Gendhis dan cumil bisa menjejakkan kaki ke Korea Selatan. Cerita perjalanan kami udah ada di postingan kemarin-kemarin yaaa

Namun ada juga hal yang bikin sedih. Di awal tahun alhamdulillah saya bisa melunasi pembayaran untuk umroh mama-papa mertua. Saya bener-bener nabung dari hasil dagang perlengkapan bayi demi merealisasikan hal ini. Mereka udah luar biasa baiiiikk banget sama saya, dan saya merasa rezeki yang saya dapat adalah karena doa mereka. I have to give something in return. Saya pengen mereka melihat Ka'bah, langsung di depan mata! 


Tapi ternyata... biro umrohnya penipu 😭😭😭😭😭 padahal bukan ikut paket promo loh, ini paket reguler yang biayanya cukup mahal (mahal bgt malaaaah untuk ukuran kantong saya). HANNIEN TOUR & TRAVEL NAMANYA!!! DAN SAMPAI SEKARANG UANGNYA BELUM KEMBALI. SEMOGA YANG PUNYA TRAVEL DAN KARYAWAN SERTA AGEN-NYA MENDAPAT BALASAN YANG SETIMPAL DI DUNIA AKHIRAT!!!!!!!!!!! 
.
Karena mertua udah kadung pengumuman ke seluruh penjuru dunia bahwa mereka mau berangkat umroh, udah latihan manasik segala looohhh. seragam, koper, suntik meningitis semua udah beres. Eh pas mau berangkat diundur-undur melulu. Kurang ajyaaaaarrrr!!!!!!!, saya pun sampe berantem sama pak suami (which is dari awal dia ga peduli juga sih sama niat saya nabung buat berangkatin ortunya umroh dan ga berterima kasih juga sama saya 😥 #kesedihan #gakpapah bener-bener hanya satu tujuan saya yaitu SUPAYA BERKAH)
.
jadilah saya bobol lagi tabungan untuk mendaftar umrah di tempat lain, alhamdulillah lancar, mertuwa bahagia, saya pun jauh lebih bahagia. mudah-mudahan saya bisa punya rezeki untuk segera menyusul kesana yaaaa aminnnn.



------------------------------------------------------------

So, resolusi 2018 saya adalah: 

(Note:  karena sekarang gak terasa ternyata udah bulan september 2018, saya tambahin sekalian deh update sejauh mana saya sudah mencapai mimpi awal tahun tersebut. Kira-kira udah deket, ato malah masih jauh dari harapan?!)


1. Memperbaiki ibadah, shalat 5 waktu, sempetin baca qur'an. Ajak airen shalat (tapi saya doa-in aja, kalo dia malah marah-marah 😭😭 saya harus apa ya Allah). dan yang terpenting selalu ajak gendhis shalat dan ajarin iqro (gendhis harus udah bisa huruf sambung dan tulisan) dan hafalan surat2 pendeknya harus ditambah. 


[Update Sep 2018: Setengah tahun belakangan ini, saya merasa dalam sehari waktu berjalan cepet banget. Just a single blink! Selain itu, pekerjaan saya di kantor sungguh sangat menyiksa waktu dan pikiran. Loncat dari satu meeting ke meeting lain, atau ngerjain kerjaan seperti nggak kenal waktu, tiba-tiba udah jam 3 lha...zuhurnya skip. Atau tiba-tiba kok udah magrib, asharnya skip. Sampai rumah hayati terlampau lelah. Niatnya mau merem sebentar lalu bangun lagi untuk isya... ndelalah bablas bobo-nya. Otomatis skip lagi. Sungguh duniawi banget ya hidup saya, sampai nggak meluangkan waktu untuk terima kasih ke Sang Maha atas semua kebahagiaan yang saya dapat dalam hidup. Mungkin karena itu juga ya, Allah menunjukkan Kuasa-nya dengan memberikan ujian kepada saya si hamba yang kurang bersyukur ini. Sesuatu yang saya kira sudah pasti 100% milik saya, diambilnya kembali. Layaknya kado ulang tahun yang sudah dikasih ke tangan eh tiba-tiba ditarik dan dibawa pulang lagi. Barulah kemudian dunia "fana" saya runtuh. Rasanya seperti ditampar bolak balik untuk diingatkan bahwa Allah adalah pemilik segala]

2. Mommaergo, harus lebih profesional, tambah barang dagangan lain either itu home decor, jastip, dll, promo FB Ads dan instagram, tambah personil. Saya harus punya bigger plan mommaergo 5 tahun ke depan.

 [Update Sep 2018: Cobaan lainnya datang persis satu hari yang lalu. Source jualan saya yang paliiiiiing penting, dan menjadi pintu masuk orang-orang beli produk kami HILANG. Sesuatu yang telah saya bangun bertahun-tahun tiba-tiba LENYAP AJA GITUUUU. Mungkinkah ini pertanda bahwa saya memang harus memulai semuanya dari awal lagiiiii?. Kesibukan kantor dan segala huru-hara belakangan ini, membuat saya nggak bisa fokus ke mommaergo dan saya nggak punya waktu buat mikirin business plan ataupun ide jualan lain. BISA TETEP SURVIVE aja menurut saya sudah sangat bagus]

4. Dapat menjalankan amanah dan tanggung jawab di kantor dengan baik. I have no idea dengan penempatan saya yang baru, mau mgelakuin apa juga belum tau. yang jelas saya tetap harus bisa WORK SMART dan TIDAK LEMBUR.

Iya, saya sekarang di pindah menangani divisi yang targetnya lebih gede dan terpantau. IT IS A BIG CHALLENGE, yang mana menyita waktu dan pikiran saya lebih banyak. Doakan saya kuat yaaa pemirsah

[Update Sep 2018 : hmmm... hampir setiap hari saya sampai rumah matahari udah gak ada. Pikiran pun bertumpuk mau ngerjain yang mana duluan. Ya Allaaaaaaah semoga saya bisa menyelesaikan semua dengan baik, amin. Kalau lagi bisa pulang cepet, motto saya adalah NOW OR NEVER. Kalo emang bisa pulang, cepetan langsung pulang! Karena kalo ditunda, bisa-bisa dateng kerjaan baru. Percayalaaaah duhai hayati, kerjaan tidak akan pernah abisssss, unless you cut it and left for tomorrow]

5. Gendhis ikut les piano, gendhis beli sepeda... dan bisa naik sepeda roda 2. Gendhis bisa berenang. Nah kan emang dasar emak-emak, padahal lagi ngomonginresolusi personal, tapi tetep anaknya pasti selalu dipikirin). 

[ Update Sep 2018: Alhamdulillah gendhis udah ikutan les piano, udah punya sepeda juga. Meskipun jarang dimainin dan belum bisa roda dua, tapiii belom bisa berenang huhuhu...]

6. DAFTAR HAJI!!!! InsyaAllah ada rejekinya. Amin amin aminnnn 

[Update Sep 2018 : Alhamdulillah sudah daftar. Kisahnya bisa dibaca di blogpost membuka tabungan haji harus mulai dari mana ya? ]

7. Belajar ulang Adobe Premier Pro, Ilustrator, dan Photoshop (cari kursussssss). 

[ Update Sep 2018: So far, ini masih wacana dan mimpi belaka]

8. KURUS!!! bagaimanapun saya harus turun berat badan, hilangkan lemak-lemak, dan menjadi lebih sehat dan STROOOONG!. 

[ Update Sep 2018: Di awal tahun, saya sempat langganan katering diet. Nggak turun drastis sih, tapi lumayan bikin saya "ngerem-ngerem" kalo pas makan. Selanjutnya, saya follow grup DEBM (Diet Enak Bebas Menyenangkan) dan sok sok ikutan juga. Tapiiii.belom berhasil tiba tiba bubar di tengah jalan karena hamdun]

9. PUNYA BABY LAGI. Aminnnn. sebenernya akhir tahun lalu udah honeymoon, tapi ternyata belum rejeki. huhuhu... mudah2an tahun ini ya aminn 🙏🙏🙏, hamil enteng, sehat, baby juga sehat 

[ Update Sep 2018: Alhamdulillah, Allah kasih saya hadiah sebuah kehidupan, tetapi 4 bulan kemuadian hadiahnya diambil kembali. Satu minggu lalu saya keguguran. Sampai sekarang pun rasanya seperti mimpi. Tiba-tiba aja, dalam waktu tidak sampai satu hari, janin tersebut telah menjadi tabungan yang menunggu di pintu surga. Saya benar benar sediiiih banget banget. Tiap hari masih nangis melulu. Kisah duka serta curhat saya bisa disini]

10. Dapat kesempatan belajar di luar negri... 2 minggu aja udah seneng kok, sebulan apalagiii 😀😀 

(Update Sep 2018: Teteup ya harapan saya buat nyicipin sekolah keluar negri nggak akan pernah pupus. Kayaknya masih jauh dari terwujud, karena saya juga nggak melakukan usaha apa-apa untuk daftar, bahkan sekedar cari info pun belum 😅. Ngayal babu dulu aja lah kita... 😁😁). 

Mudah2an, tuhan mendengar doa dan mimpi saya di awal 2018 ini ya. Aminnn

Thursday, October 4, 2018

Jalan-Jalan Ke Korea Pertama Kali : Nggak Ikut Travel Agent dan Bawa Anak Balita (Tips Supaya irit dan nggak hilang arah plus tempat wisata seru di Korea)


Jalan-Jalan Ke Korea Pertama Kali : Nggak Ikut Travel Agent dan Bawa Anak Balita (Tips Supaya irit dan nggak hilang arah plus tempat wisata seru di Korea)

Masak = Irit
Salah satu koentji berhemat kalo traveling adalah masak sendiri. Buat saya, nggak perlu yang keren-keren sih (padahal skill masak eike juga emang abal-abal), cukup masak nasi, goreng telur, sosis, nugget, tambahin abon, atau bikin sop kalo lagi rajin. Atau.... indomie to the rescue hahaha

Saya memang sengaja pilih air bnb, dengan fasilitas kompor dan microwave supaya bisa masak. Apalagi bawa bocah yang picky eater, malah mamak nya yang pusing. Tidak boleh ketinggalan, adalah membawa kotak makanan. Jadi, kalo pas masak pagi-pagi bisa banyakan sekalian untuk bekal di siang hari. Selain itu, kotak makan bisa buat nyimpan sisa makanan yang kita beli kalo gak habis. Secara ya bo.... porsi makan orang orang korea itu gede banget. Tapi anehnya kenapa mereka badannya tetep imut-imut yaaa? Huhuhu...

Google Map dan Waze supaya nggak hilang arah

Sejatinya, travelling di Korea itu mudah. Katanya nggak banyak orang korea yang bisa bahasa inggris? Nyatanya setiap kita lagi clueless...pas nanya mereka ngerti dan bisa kasih kita direction kok. Bahkan beberapa ada yang englishnya bagus banget. Paling mentok, ada yang namanya bahasa tarzan, jadi ngasih directionnya pakai body languange aja.

Selain itu, rute kereta di korea juga nggak susah. Apalagi dibandingin jepang yang ruwet semrawut. Petunjuk arah dan jalan pun mostly jelas tertulis dalam bahasa inggris dan hanggeul korea, apalagi kalau di tempat tempat yang mainstream didatangi banyak turis. Di dalam kereta pun ada tulisan latinnya, sehingga kita nggak akan salah turun station. Kecuali kalo emang kebablasan gara-gara bengong yaaaa...hihihi.

Pakai google map juga membantu banget. Tinggal masukin aja kita mau kemana, dari arah mana. Tadaaaaa! Keluar deh petunjuknya. Kalo pas jalan kaki, kami pakai waze yang instruction nya lebih jelas.

Setelah sebelumnya mengunjungi beberapa tempat seperti Nami Island, Namsan Tower dan lainnya, cerita lengkap klik aja link tersebut ya.

Selanjutnya kami menjelajah tempat seru lainnya.

Day 3
Gyeonggokbung Palace

Akhirnya... hari ini kami mengunjungi istana Gyeonggokbung juga! Udara hari itu cerah nan dingin semriwing jadi makin semangat buat jalan-jalan. Ketika kami sampai di pintu gerbang, eh...ternyata banyak orang pake Hanbok alias baju tradisional korea. Terus jadi kepengen pake juga #impulsif kapan lagi bisa ke korea sekeluarga ya kaaaan.

Setelah tanya sana sini, akhirnya kami muter ke bagian depan istana. Ternyata disana banyak tempat penyewaan hanbok. Kurang lebih harga-nya hampir sama antara satu store dengan store yang lain. Sekitar 3000 won untuk 2 jam perbaju, udah lengkap dengan aksesorisnya seperti tas, topi, dan aksesoris rambut. Ternyata ada 2 kategori baju, yang eksklusif dan yang biasa. Bedanya kalau yang eklsklusif lebih banyak payet payetnya, harganya pun lebih mihil.

Pas udah dandan cantik dan ganteng... saatnya foto-foto dongs

EHWA MURAL VILLAGE

Ekspektasi:
Sebuah tempat dengan banyak mural-mural lucu sehingga bisa bikin banyak stockfoto yang instagrammable

Realita:
Mendaki jalan yang nanjak super curam tak berujung.

Selanjutnya antara hopeless sama sok pede, lanjut turun ke rumah-rumah warga di gang sempit sampai akhirnya malah membawa kami kembali ke stasiun awal.

Failed!
Nyasar!

Mana gambar-gambar instagrammable?
Mana resto resto lucu dan toko toko murmer tempat belanja para mahasiswa?

MYONGDONG

Mengembalikan mood dengan belanja masker, aloe vera dan kosmetik lain serta cemilan lucu.  baik yang titipan teman maupun buat diri sendiri karena gak kuat akan godaan iman hehehe

DAY 4
PULAAAANG....
Yah, kok udah pulang...Hiks hiks hiks.
Masih banyak tempat-tempat lucu yang belum sempat di datengin sebenernya. Menurut saya, kalau ke Korea idealnya sih 8 hari ya... biar puas bisa kemana-mana, meskipun nanti kalo pulang langsung berasa jadi sobat misqueen hehehe

Semoga postingan ini bisa membantu teman temin semua yang sedang meng-arrange ataupun baru bermimpi untuk melakukan perjalanan ke Korea Selatan. Thanks for reading yaaa...

Monday, September 17, 2018

Jalan-Jalan Ke Korea Pertama Kali : Nggak Ikut Travel Agent dan Bawa Anak Balita (Tempat - tempat wisata seru di Korea)

Jalan-Jalan Ke Korea Pertama Kali : Nggak Ikut Travel Agent dan Bawa Anak Balita (Tempat - tempat wisata seru di Korea)

Berikut adalah beberapa tourist destination spot di Seoul yang kami datangi.

Day 1 :

Gangnam

Kelar taro-taro barang di penginapan, saya dan rombongan sirkus udah nggak sabar untuk mengeksplor Seoul, Korea.

Btw, saya nginepnya di Air bnb. Penginapan nya enak banget, bersih, lengkap, dan gak terlalu jauh dari station. Detail penginapan dan cara booking air bnb bisa lihat di post sebelumnya yawh.

Dari penginapan saya ke Gangnam hanya berbeda satu stasiun. Begitu keluar di gate stasiun gangnam... SAYA TERPUKAU!!!  Ini lokasinya masih di bawah tanah ya, ternyata... beragam kios-kios fashion lucu-lucu berjajar disana. Aduhh asli, sweater, topi, kaos nya lucu lucuuuuuu banget. Korean street style gitu deh! Harga-nya di kisaran 10.000 won (kurs saat ini 1 won: 12 rupiah) jadi sekitar 120 ribu rupiah.  Agak mirip bugis market nya singapore, atau ala-ala melawai or itc lah cyinnn. 

(note: setelah kemudian saya ke Myongdong, menurut saya kios-kios di bawah tanah station gangnam ini lebih lucuuu dan murce, sayang ga ada kesempatan balik lagi. buat mommies yang pengen ada kenang2an baju di korea, ini tempat yang passss untuk berburu)

Naik ke atas, tibalah kami di Gangnam Street. Ada beberapa spot foto yang iconic, seperti foto saya ini loh... hahaha #narsis

BANPO BRIDGE

Setelah puas foto-foto unyu di gangnam, saatnya meluncur ke destinasi ke-dua. Yaitu... BANPO BRIDGE! 
.
Agak drama juga nih nyari tempat ini keluar station bingung harus belok kemana, pake google map tulisannya hanggeul semuwa weleh2... Nyetop taksi, udah berenti, eh dese jalan lagi. haduuuuuuh salah apa nih kita. Tapi akhirnya berhasil sampe jugaaaaa kakaaaaak! #soraksorayyy
.
Perjalanan menuju banpo bridge cukup menyenangkan karena tamannya cantik-cantik dan jalanannya menurun, dorong stroller jadi effortless haha. Gendhis pun happy bangettt! Meskipun suhu udara dingin semriwing tapi dia semangat buat lari-lari. Kami melewati sebuah terowongan yang cukup panjang, dan punya aksen dinding yang instagramable.

Di banpo bridge, setiap malam ada pertunjukan air mancur. Yaitu setiap satu jam sekali mulai jam 7 sampe jam 9. Kirain bakalan heboh kayak di singapore, tapi percayalah pada diriku, air mancur di Situ Buleud Purwakarta lebih juwaraaak kerennya, bahkan dibanding singapore pun! Meskipun begitu, tetep sih mengunjungi banpo bridge harus masuk bucket list kalo ke korea. Apalagi jika membawa bocah

Disini juga ada deretan food truck berjajar dengan rupa-rupa jajanan korea yang bikin ngiler. Ada octopus, cumi2 panggang, ayam yang di bumbu-bumbuin serupa shihlin, potato something yang disajikan bareng udang-udang gendut berselimutkan tepung panir (sumpah ini enak!), permen gulali yang  berbentuk ice cream besar dan uniknya bisa nyala seperti lampu! (Ati-ati kesetrum 😉) serta makanan kekinian lainnya. Bahkan diriku sampe bingung mau kasi maem gendhis apa. Untung ada semacam nasi goreng ayam (minta yang no spicy - eh tapi kok jadinya spicy huhuhu). Harganya variatif mulai dari 5000 sampe 10.000 won. 

Kami makan sambil menikmati pertunjukan air mancur. Lucunya, airnya bukan muncrat dari bawah seperti layaknya air mancur, tetapi jatuh dari paralon-paralon besar yang tersusun rapi di bawah jembatan berhiaskan lampu kerlap kerlip. Agak serong ke samping, adalah tempat kami duduk. Deretan anak tangga panjang, yang disusun berundak-undak jadi seperti amplitheater. Spot terbaik untuk nonton air mancur. 

Day 2

NAMSAN TOWER

Harusnya hari ini bangun pagiiii... tapi karena masih jetlag (korea lebih cepat 3 jam) kami baru keluar penginapan jam 11 siang. Setelah sebelumnya sarapan dulu (saya masak nasi, goreng nugget, ceplok telur, kasi abon sama bawang goreng dan kecap... menu sederhana namun endesss)

Keluar stasiun, kami langsung nyambung bis. Lalu dengan sotoy-nya turun di halte Dongguk University (karena dari situ udah keliatan namsan towernya). Eh ternyata... persis di depan Dongguk University ini ada taman publik yang rindang dan cantik. Plus... PLAY GROUND AREA!!! Tau dong siapa yang paling seneng??? hahahaha. 

Selama gendhis asik main, saya cumil dan airen bebas foto-foto. 

Awalnya, kami memutuskan untuk jalan kaki aja ke namsan tower. Toh udah keliatan dari situ. Untung kami masih waras karena kok jalannya nanjak terus yaaaaa jangan-jangan salah turun. Akhirnya kami balik lagi ke halte Dongguk Uni dan kembali naik bis yang sama. Kali ini sampai halte terakhir yaitu namsan tower. Sepanjang jalan saya bersyukur. Untuuuung tadi jalan kakinya belom jauh. Karena ternyata jalanannya naik naik ke puncak gunung (aka nanjak terus) dan masih jauh banget. Errrrhhh. 

Karena tujuan kami emang liburan, dan belum tentu tahun depan bisa ke korea lagi, saya memutuskan untuk enjoy every moment. Jadi beli tiket buat naik ke atas namsan towernya. Harga tiket 8000won untuk dewasa, 5000 won untuk anak-anak diatas 4 tahun (yah, gendhis bayar dong... hahaha #makmakiritsedih) Pemandangan diatas bagussssss. Kita bisa lihat landscape seoul yang sebenernya berbukit-bukit tapi berani bener ya diatas bukit dibangun apartemen tinggi tinggi begitu

Turun dari tower gendhis main-main di taman panda. 

Setelahnya berfoto di tempat foto sejuta umat called "gembok cinta". Saya ga beli gembok, tapi numpang di balik gembok orang yang masih kosong hahaha. Cukup modal bawa pulpen atau spidol ajah. 

Beruntung kami datang pas weekend, karena ada pertunjukan yang digelar. Semacam tari-tarian kerajaan gitu

NAMDAEMUN

Sebelum berangkat, saya sempat browsing-browsing tentang tempat belanja yang murah, terutama belanja perlengkapan rumah tangga. Kan banyak yaaa printilan aksesoris home decor lucu-lucu dari korea. Tersebutlah nama Namdaemun. Makanya kemudian kami masukkan dalam itinerary perjalanan.

Ternyata, datang kesini kami mesti melalui drama dan adu debat dulu. Seharusnya, bis dari Namsan tower akan langsung bisa berenti di Namdaemun. Tapiiii kami memang lagi sial, tiba-tiba bis tersebut berubah tujuan, dan menurunkan penumpangnya di tengah jalan. Nah lohhh!!!! 

Kami yang bingung lantas membuka map. Tambah bingung karena nggak tau sekarang berada dimana. gak ada tanda2 station subway maupun halte bis. (bodohnya, saya nggak berani minta airen buat buka waze, karena suamik saya itu yaaa kalo udah namanya kesasar pasti muke-nya judes banget, syerem😰)

Terpaksa lah kami bagai anak ayam kebingungan jalan kaki menyusuri trotoar. Untung ada mas-mas yang bisa ngomong inggris ngasih tau jalan, tapi dia terlihat nggak yakin juga sama jawabannya sendiri. Ya udahlah ikutin aja sihhhh. Sekitar setengah jam jalan kaki lalu kami menemukan tempat yang seperti pasar (tapi kok kayaknya udah mau tutup...nah looo!).

bendera dari berbagai negara tergantung manis di atas deretan toko-toko. Kami dengan tampang anak ilang kemudian disambut opa-opa sumringah bertanya "malaysia?" "no....indonesia..." (fyi, banyak bgt turis malaysia di korea) "namdaemun market?" saya balik nanya "yes..." Owalaaaah alhamdulillah akhirnya ketemu!

Nyari toko perabot rumah tangga, saya malah nemu Daiso. Eh tapi ternyata barangnya lumayan lucu dan murce. Kalau mau beli kacang Almond Honey (pasti banyak deh yang dapet titipan almond uenakkk ini) saya rekomendasikan beli Namdaemun. Ada satu toko oleh-oleh, yang menjual dengan harga 5000 won. Di tempat lain, paling murah harganya 5500won. lumayan hemat kan, apalagi kalo beli banyak. Sama penjualnya kami dikasi bonus rumput laut. Lumayannn. Almond ini buat oleh2 temen kantor sangat cocok karena banyak varian dan bisa jadi jebakan betmen. Ada yang rasa wasabi, yogurt, caramel (sumpah enaaaaak), banana, dll

Kalau mau beli kosmetik, semisal nature republik, rekomendasi saya jangan di myongdong (karena ramai jadinya mbak2nya cuma kasi sample dikit dan agak kurang ramah/helpful). Di Namdaemun saya dapet bonus banyak (bahkan ada satu mas2 bule belanja, trus bonusnya dapat aloe vera yang 300ml. ngecesss!) dan beberapa item (kayak kutex) ada diskon n banyak pilihan warna. kalo di myongdong pilihannya terbatas banget, mungkin karena hampir semua turis belanjanya di myongdong. 
Buat yang suka pakai bandana atau ikat kepala ala korea, di Namdaemun ini ada toko yang jual bandana/ bando dengan harga murmer n lucu-lucu banget (2000 - 3000 won aja) . Nyesel deh saya cuma beli satu, kirain di myongdong ada, ternyata... ada sih, tapi muahalll

Jalan-Jalan Ke Korea Pertama Kali : Nggak Ikut Travel Agent dan Bawa Anak Balita (Tips: sewa portable wifi dan membeli T-Money)

Jalan-Jalan Ke Korea Pertama Kali : Nggak Ikut Tour dan Bawa Anak Balita (Tips: sewa portable wifi dan membeli T-Money)

Day 1

Akhirnya, waktu yang dinanti tiba. yuk, Berangkatttt!!!!

Pesawat saya tiba di Incheon intl Airport jam 9 pagi. Pas packing sebelum berangkat, saya udah cek suhu udara di seoul via www.accuweather.com. Ini aplikasi cek cuaca ter favorit karena bisa detail banget sampe suhu udara per-jam juga bisa diterawang. Perhatikan juga informasi "feels like" nya. Karena bisa aja suhu 18 derajat, tapi feels like  9 derajat kan lumayaaaan beda dinginnya hehehe. 

Incheon airport merupakan salah satu airport terbaik dan tersibuk di dunia. Saking besarnya ini airport, bahkan dari turun gate sampe ke counter imigrasi aja mesti naik kereta! 

SEWA MOBILE / PORTABLE / MODEM WIFI INTERNET DI KOREA

Hal pertama yang kami lakukan begitu selesai ambil bagasi dan keluar pintu airport adalah mencari tempat sewa Mobile WIFI, karena koneksi internet sudah menjadi kebutuhan utama yang haqiqi bagi hajat hidup orang banyak. Bukan cuma buat eksis di postingan instagram, tapiiiii penting untuk buka aplikasi googlemap atau visitkorea biar ga nyasar di negeri orang, mennn. 

Ulasan yang super lengkap bisa lihat blogpost dari sisxxxx disini. 

Kalo buat saya, antara beli nomor korea atau mobile wifi, saya sih lebih pilih mobile wifi. selain karena bisa untuk banyak gadget, kalo sharing kan biayanya lebih murah ya. Kita juga ga perlu repot-repot mindah-mindahin sim card. 

Tips:
Supaya hati tentram dan jiwa tenang, usahakan booking wifi dari Indonesia sebelum berangkat.

Sekarang, udah banyak loh jasa penyewaan portable wifi yang bisa dipakai di Korea. Sewa-nya udah dari indonesia, jadi begitu sampai bisa langsung "stay connected"

Contoh jasa penyewaan tersebut adalah passpot.com atau republic wifi. Lainnya bisa sista search aja di instagram pake hashtag #sewamodemwifikoreamurah 😋. Dasar wanita gak mau rugi, hashtag aja nyarinya yang pake embel-embel murah.

Btw, waktu saya ke korea, penyewaan modem wifi yang dibawa langsung dari negara asal belum booming. Kalaupun ada, harganya masih yassalaaaamm mahalnya.

Jadilah saya booking mobile wifi via internet di website klook.com (ini bukan postingan berbayar ya qaqaaaa. Saya beli pake duit sendiri) Dia lagi ada promo, jadi 5 hari biayanya cuma 130ribu-an unlimited dan bisa dipakai sampai 4 gadget bersamaan. Waaaaw menarik khannn?!

Cara bookingnya:

1.  isi form yang ada, pilih lama-nya masa sewa, airport tempat pick up dan drop off

2. Lalu bayar pakai credit card. Nggak perlu ragu,  trusted kok.

3. Setelah itu, saya dikirimi email yang akan dipergunakan untuk mengambil wifi-nya. Email tersebut kemudian saya print untuk memudahkan pada saat peminjaman. Tapi kalo mommies tipe yang paperless, dengan hanya menunjukkan bukti emailnya di HP sudah bisa kok. 

4. Klook.com ini counternya ada di beberapa airport Korea. Listnya lihat foto dibawah ya.

Kenapa saya pilih booking wifi by internet? soalnya saya pengen secure aja, apalagi pak suami kan tipe yang well planned ya. Kalo nanti sampe di korea pake acara drama nggak nemu tempat penyewaan wifi atau ternyata harganya mahal bangetttt or kendala lain apa gitu yang nggak terduga bisa langsung drop deh mood liburannya. Jika sudah booking seperti ini kan hati lebih tenang ya.

Keluar airport tinggal cari counternya, lalu menunjukkan bukti reservasi, langsung deh dapet mobile wifi-nya. 

Oh iya, tempat penyewaan wifi selalu mengharuskan kita untuk menyerahkan uang jaminan. Kalau kemarin, besarannya 200ribu won. Mayan bangettt kan boo!  Kalau pakai kartu kredit seperti saya kemarin, jaminannya di hold via kartu kredit, jadi saya tidak perlu membayar uang cash. Pada saat pengembalian nanti, uang jaminannya otomatis dikembalikan. 

Ternyata niiiih, gak perlu khawatir kalaupun manteman belum booking mobile wifi via internet. Karena begitu keluar gate... jreng jreng jreng... dapat langsung ditemukan deretan tempat penyewaan wifi. Harganya pun nggak jauh beda sama booking online seperti saya. 

Yang perlu diperhatikan:

- Mending sewa di airport daripada di hostel atau tempat lain, karena pasti on the way dari dan menuju airport kita butuh koneksi internet. Either untuk buka map, googling, atau chat sama teman

- Buat yang airport kedatangan dan kepulangan berbeda, sebelum menyewa agar dipastikan dulu apakah mereka punya counter juga di airport kepulangan kita.

Misalnya, pas dateng kita di Incheon tapi pulangnya dari Busan, jadi kita bisa balikin mobile wifi-nya di cabangnya yang di Busan. Banyak dari provider tersebut punya counter di airport lain kok. Oh iya, make sure juga nggak ada charge tambahan kalo balikinnya di Airport yang berbeda. Karena kejadian di teman saya kemarin, dia pick up mobile wifi di busan airport namun pulangnya dari incheon, entah missed nya dimana, wifi-nya nggak bisa dikembalikan di counter incheon, alhasil dia harus kirim wifi nya via pos ke airport busan which is biaya lagi dong. So, jangan sampe hal ini terjadi ya.. 

Transportasi Umum di Korea: CARA
MEMBELI TIKET KERETA (T MONEY) DI KOREA

Sebenarnya, ada beberapa pilihan kartu transportasi di korea untuk turis. Seperti tourist pass. Tapi demi kemudahan dan less ribet, rekomendasi saya adalah beli T-Money aja...

T-Money ini bentuknya kayak E-Money nya mandiri, Flazz nya BCA, Tapcash nya BNI, atau Brizzi nya BRI. Bisa dipakai untuk naik subway apapun dan bis manapun. Untuk peta subway-nya, kurang lebih sama dengan peta commuterline. Kita tinggal perhatikan aja, warna line stasiun tujuan, dan naik kereta sesuai dengan warna line yang dituju

Saya beli-nya di minimarket Airport. Lupa deh namanya CU 29 atau 7/11 ya.. harganya juga lupa berapa (maap ya...) tapi kemudian langsung saya isi 15.000 won masing-masing kartu, karena saya sudah tau bahwa trip saya pasti banyakan naik subway atau bis yang butuh saldo t-money

Untuk anak dibawah usia 5 tahun, nggak perlu pake t-money karena GRATEYSSSSS (say: alhamdulillahhh) jadi gendhis kalo keluar-masuk gate nempel sama emak-bapak nya

Untuk isi ulang selanjutnya, bisa via mesin tiket di stasiun. Buat yang buta huruf korea kayak saya, cuss gampaaang... langsung aja pilih menu bahasa inggris.

T-Money ini juga bisa dipake buat beli jajan-jajanan lucu di minimarket. Yang harus banget dicoba adalah banana milk, honey almond, atau chiki-chikian yang baru liat packagingnya aja udah bikin ngilerrrrrr ☺️

Jalan-Jalan Ke Korea Pertama Kali : Nggak Ikut Travel Agent dan Bawa Anak Balita (Tips supaya: mudah, hemat, nyaman)

Jalan-Jalan Ke Korea Pertama Kali : Nggak Ikut Tour dan Bawa Anak Balita (Tips supaya: mudah, hemat, nyaman)


Hi, Mommies...
Saya mau share gimana hebohnya jalan-jalan keluarga ke Seoul, Korea tanpa ikut tour dan bawa anak balita (4 y.o)

Beberapa saudara saya nanya, emang gampang ya jalan-jalan nggak pake travel? Nginepnya gimana? Kemana-mana naik apa? Bingung nggak ngomongnya? Mahal nggak? Ngapain aja disana?

Yuk mariii.. kita bahas satu-satu yes!


CARA MENDAPATKAN TIKET MURAH LIBURAN KE KOREA


Gimana supaya dapet tiket murah? Yaitu dengan membeli tiket jauh-jauh hari pada saat promo atau travel fair. Misalnya adalah pada saat event Garuda Travel Fair (GATF) kayak saya waktu itu. Lihat postingan saya klik  "cara mendapat tiket Garuda  GATF tanpa antri"  ya buat tips dapet tiket murah  tanpa pake antri dan desek-desekan kayak ikan pepes.
Di event travel fair ini kita bisa dapet tiket murah dari maskapai full service. 

Kenapa nggak naik budget airlines aja kan lebih murce? Karena...kita kan bawa anak-anak jeung. Kebayang nggak kalau perjalanan jauh, kursi sempit (baca pengalaman si Mas disini... duduk tegak selama 6 jam lebih, dese aja kapokkk apalagi anak bocah hihihi), harus transit , dan ga ada hiburan sepanjang jalan. Duh, ngebayanginnya aja hayati udah lelah



RISET & PLANNING

oke, tiket udah di tangan. Sekarang saatnya berseluncur di dunia maya untuk mencari info. Kumpulkan informasi sebanyak-banyaknya supaya makin mantep travelling gak pake jasa travel agent dan tanpa harus bobo di tempat yang nggak jelas ataupun nyasar-nyasar kayak anak ayam kehilangan induk.

Info yang harus dikumpulkan adalah:

1. Cari penginapan
 
( rekomendasi saya adalah via air bnb karena bisa dapat penginapan yang murah, bagus, dan dekat dengan stasiun kereta  atau di booking.com karena bayarnya bisa belakangan pas kita udah sampe hotelnya. pilih "pay at the property" pada saat booking. Oh iya,  Jangan lupa untuk lihat review pengunjung di masing-masing penginapan, jangan sampai anda kena zonk!)

Kalau mau dapat potongan sampai 300rb di airbnb klik link ini ya.
Atau
Kalau mau dapat potongan di booking.com klik link yang ini


2. Tentukan destinasi yang diinginkan dan buat itinerary. 

Cara termudah adalah dengan googling kata keyword "tempat wisata di korea" maka akan keluarrrrrr deh semua destinasi-destinasi wisata yang layak dikunjungi disana. Atau search "itinerary korea" langsung muncul puluhan itinerary orang atau travel agent yang bisa jadi referensi atau malah kita contek plek ketiplek.

Contohnya seperti link "Trip ke Korea Selama Seminggu" ini


3. How to get there? 

Cari informasi se detail mungkin bagaimana cara mencapai tempat-tempat yang ingin kita kunjungi.

Misalnya, mau ke Nami Island. Nah, browsing deh dengan keyword "cara ke nami island dari seoul" atau "how to go to nami island"
Fyi, informasi ini udah banyak banget bertebaran di internet, jadi kita nggak bakal kesusahan deh. Tinggal catet semua informasinya, kalau perlu bikin satu folder atau file  Word sendiri untuk hal ini.

Perhatikan direction dengan jelas. Banyak kok blog-blog berbahasa indonesia yang mencantumkan dengan detail info "how to get there". Catat baik-baik pintu exit-nya, serta direction jalan ke kanan-atau kiri-nya. Karena kalo luput, bisa let's get lost beneran :( :(
.
Saya bahkan sampai mem-print semua direction ke tempat-tempat wisata yang kemudian dikumpulkan dalam satu binder kecil. Jadi lebih aman daripada cuma di catat di hp, tanpa khawatir kehabisan batrei

Btw, saya pribadi concern banget sama ngumpulin informasi detail mengenai gimana caranya mengunjungi suatu tempat. Sepertu turun di stasiun mana, lanjut belok kanan apa kiri. Karenaaaa... suami saya itu mood nya bisa drop banget kalo kita nyasar, atau saya tiba-tiba clueless harus ke arah mana. Yang udah-udah nih, kita bisa berantem gara-gara beginian. Udah jalan kaki jauh, capek, laper, ehhhh nyasar atau salah naik bis. Emosi jiwa raga. Adakah yang suaminya begini jugaaaaa? Tos dulu deh sama yang senasib, hehe. 

Makanya sebisa mungkin saya menghindari hal-hal yang begini dari pada bikin mood kacau seharian. Kan travelling supaya happy, bukan malah bikin manyun.


4. Perhatikan Hari/Jam Buka Tutup

Ini juga yang mesti di cek. Tempat wisata yang kita datangi buka-tutup nya jam berapa, dan apakah ada hari-hari tertentu yang closed. Nggak lucu kaaaan kalo kita udah jauh-jauh kesana eeehh tutup. TETOOOT! Kalau misalnya mau nonton show (contohnya air mancur di xxxx bridge, kita harus tau juga jam berapa show nya dimulai)
5. INTERNET
Hari gini, koneksi internet sangatlah penting. Karena kita kan nggak ikut tour, supaya tetep bisa mengakses google maps, waze (btw yes, waze bisa dipake di korea, ini penyelamat kami waktu kebingungan nyari masjid yang fenomenal di film jilbab traveller itu lohhh), atau petunjuk jalan lainnya, bonusnya...dengan internet kita tetep bisa update status or posting instastory. hahaha bagi banyak orang ini lebih penting kayaknya ). Jadi, carilah info dimana bisa beli simcard atau sewa wifi portable.
6. Cuaca
Kita harus reset musim apa pas kita kesana? Berapa derajat suhu nya? Supaya enggak saltum! Nggak lucu kan kalo ternyata cuacanya dingin, tapi kita cuma pake sendal? Bisa beku itu kaki... atau justru bisa jadi alasan ke pak suami buat beli sepatu baru disana? Hahaha.. #trikemakemak.  Silakan buka situs accuweather atau bisa install apps nya juga.
APLIKASI YANG HARUS DI INSTALL KALAU KE KOREA
Ada 5 aplikasi wajib yang harus di install di HP kalo ke korea yaitu: 
Visit Korea
Segala rupa informasi mulai dari tempat makan, hotel, atraksi wisata, map, bahkan sampe event special apa aja yang lagi perform di bulan tersebut juga ada
MetroID
Karena aplikasi ini adalah koentji kesuksesan travelling mandiri tanpa lewat travel agent. tinggal masukin station asal, lalu station tujuan. Kita bisa tau di station mana kita harus transfer kereta. 
Google Translate
Sebab saya benar-benar buta huruf korea. Satu huruf pun nggak ada yang tau artinya apa.  Jadi kalo pas lagi bingung, lalu mau tau tulisan tersebut bacaannya apa, tinggal foto tulisannya, di translate... Tadaaaa! keluar deh arti kata nya. 
Waze
Ini mah pasti udah pada tau ya, petunjuk arah yang paling cihuy dan reliable banget dipake. Kayak kemarin pas kita kebingungan kemana harus melangkah setelah keluar dari stasiun di kawasan itaewon menuju masjid terbesar korea. Tinggal ketik itaewon mosque langsung deh kita dapet direction yang jelas bagaimana jalan kaki menuju tempat tersebut
Rome2Rio
Ini juga aplikasi yang memudahkan hidup sebagai petunjuk jalan kemana harus melangkah. 
Segini dulu ya, postingannya. Rekomendasi sewa portable wifi di korea serta cara beli T-Money supaya gampang naik subway ada di post selanjutnya. Cekidot!