Friday, August 31, 2012

Bagaimana Cara Membaca Hasil USG ???



Update!

Opening:

Kalau baru abis kontrol si bebeb, saya suka bingung ataupun over “kepo”  dengan istilah-istilah yang terdapat di hasil print out USG. Nggak ngerti cara membacanya. Walau ketika sedang di USG obgyn sudah menjelaskan kepada saya detail foto-nya, tapi begitu sampe di rumah, lagi-lagi saya LUPA!!  So, jadilah saya browsing-browsing buat tau apa sih maksud dari istilah-istilah tersebut.


contoh summary hasil USG bebeb


inilah dia beberapa istilah yang sering dipakai:


LMP : Last Menstrual Period 
Hari pertama haid terakhir

EDD (LMP)
Taksiran persalinan berdasarkan tanggalan menstruasi

GA : Gestational Age
Gestational Age. Ini menunjukkan perkiraan umur kehamilan, Yaitu berdasarkan ukuran panjang tungkai lengan, tungkai kaki ataupun diameter kepala. Jika salah satu dari GA di foto USG menunjukkan besaran yang nggak normal, biasanya dokter langsung bisa mendeteksinya sebagai kelainan yang harus menjadi perhatian. Terutama adalah GA di bagian kepala 

GS : Gestasional Sac
Ukuran kantong kehamilan, berupa bulatan hitam. Biasanya muncul pada hasil foto di trimester satu

CRL : Crown Rump Lenght
Ukuran jarak dari puncak kepala ke 'ekor' bayi, untuk mengukur usia kehamilan di trimester satu

BPD : Biparietal Diameter
Ukuran diameter tulang pelipis kiri dan kanan, untuk mengukur usia kehamilan trimester dua / tiga

FL : Femur Lenght
Ukuran panjang tulang paha bayi, untuk mengukur usia kehamilan trimester dua / tiga

HC : Head Circumferensial (Lingkaran Kepala)
Ukuran ingkar kepala, untuk mengukur usia kehamilan trimester dua / tiga

AC : Abdominal Circumferencial
Ukuran lingkaran perut bayi, untuk mengukur usia kehamilan trimester dua / tiga
Jika dikombinasikan dengan BPD akan didapat perkiraan berat bayi

FW : Fetal Weight (Berat Bayi)

F-HR : Fetal Heart Rate (Frekuensi Jantung Bayi)


Dibawah ini sebagai guidance saya post juga tabel ukuran biometri baby berdasarkan usia kehamilan dalam minggu




Berikut adalah tabel panduan untuk memahami berat badan normal dari janin 


Gestational age
Length (US)
Weight (US)
Length (cm)
Mass (g)
(crown to rump)
(crown to rump)
8 weeks
0.63 inch
0.04 ounce
1.6 cm
1 gram
9 weeks
0.90 inch
0.07 ounce
2.3 cm
2 grams
10 weeks
1.22 inch
0.14 ounce
3.1 cm
4 grams
11 weeks
1.61 inch
0.25 ounce
4.1 cm
7 grams
12 weeks
2.13 inches
0.49 ounce
5.4 cm
14 grams
13 weeks
2.91 inches
0.81 ounce
7.4 cm
23 grams
14 weeks
3.42 inches
1.52 ounce
8.7 cm
43 grams
15 weeks
3.98 inches
2.47 ounces
10.1 cm
70 grams
16 weeks
4.57 inches
3.53 ounces
11.6 cm
100 grams
17 weeks
5.12 inches
4.94 ounces
13 cm
140 grams
18 weeks
5.59 inches
6.70 ounces
14.2 cm
190 grams
19 weeks
6.02 inches
8.47 ounces
15.3 cm
240 grams
20 weeks
6.46 inches
10.58 ounces
16.4 cm
300 grams
(crown to heel)
(crown to heel)
20 weeks
10.08 inches
10.58 ounces
25.6 cm
300 grams
21 weeks
10.51 inches
12.70 ounces
26.7 cm
360 grams
22 weeks
10.94 inches
15.17 ounces
27.8 cm
430 grams
23 weeks
11.38 inches
1.10 pound
28.9 cm
501 grams
24 weeks
11.81 inches
1.32 pound
30 cm
600 grams
25 weeks
13.62 inches
1.46 pound
34.6 cm
660 grams
26 weeks
14.02 inches
1.68 pound
35.6 cm
760 grams
27 weeks
14.41 inches
1.93 pound
36.6 cm
875 grams
28 weeks
14.80 inches
2.22 pounds
37.6 cm
1005 grams
29 weeks
15.2 inches
2.54 pounds
38.6 cm
1153 grams
30 weeks
15.71 inches
2.91 pounds
39.9 cm
1319 grams
31 weeks
16.18 inches
3.31 pounds
41.1 cm
1502 grams
32 weeks
16.69 inches
3.75 pounds
42.4 cm
1702 grams
33 weeks
17.20 inches
4.23 pounds
43.7 cm
1918 grams
34 weeks
17.72 inches
4.73 pounds
45 cm
2146 grams
35 weeks
18.19 inches
5.25 pounds
46.2 cm
2383 grams
36 weeks
18.66 inches
5.78 pounds
47.4 cm
2622 grams
37 weeks
19.13 inches
6.30 pounds
48.6 cm
2859 grams
38 weeks
19.61 inches
6.80 pounds
49.8 cm
3083 grams
39 weeks
19.96 inches
7.25 pounds
50.7 cm
3288 grams
40 weeks
20.16 inches
7.63 pounds
51.2 cm
3462 grams
41 weeks
20.35 inches
7.93 pounds
51.7 cm
3597 grams
42 weeks
20.28 inches
8.12 pounds
51.5 cm
3685 grams
43 weeks
20.20 inches
8.19 pounds
51.3 cm
3717 grams



Apa saja yang diperiksa pada saat USG?

-   Konfirmasi kehamilan. Embrio dalam kantung kehamilan dapat dilihat pada awal kehamilan 5 ½ minggu, kemudian detak jantung janin biasanya diketahui dalam usia tujuh minggu.

Mengetahui usia kehamilan

Menilai pertumbuhan dan perkembangan bayi dalam kandungan.
Masalah dengan plasenta. USG bisa menilai dan mengetahui kondisi plasenta, apakah ada masalah misalnya seperti plasenta previa.

Kehamilan kembar. Dengan pemeriksaan USG bisa mengetahui apakah ada satu atau lebih fetus di rahim.

Mengukur cairan ketuban. Jumlah cairan ketuban dapat dinilai dengan USG, sehingga jika terjadi masalah ketika kandungan kelebihan cairan ketuban atau terlalu sedikit bisa terdeteksi.

Kelainan letak janin. Tidak saja kelainan janin dalam rahim, tetapi bisa juga mengetahui kelainan yang bisa diketahui dengan USG, seperti ; hydrocefalus, kelainan jantung, down syndrome.

Mengetahui jenis kelamin bayi. Is it boy or girl…? Is it  pink or blue…? sehingga nggak salah pas kita mau siap-siapin keperluan baby :)


      Closing:
    
    Sekian dulu ya update-nya. Semoga info diatas berguna untuk bumil-bumil lain yang juga sedang menanti kelahiran bebeb buah hati tersayang

      Source:






Tuesday, August 28, 2012

Pocket Fetal Doppler Ultrasonic

Yeay!

Saya baru aja dipinjemin alat untuk mendeteksi detak jantung bebeb oleh teman kantor. Istilah keren dari alat ini adalah "Pocket Fetal Doppler Ultrasonic". Ukurannya cilik, bisa dibawa kemana-mana. Bisa mendeteksi detak jantung janin / fetus sejak usia 12 minggu kehamilan

Kurang lebih beginilah bentuknya....




Alat ini terdiri dari:

1. Sebuah layar kecil yang akan menampilkan angka detak jantung bebeb 
2. Speaker yang dilengkapi dengan tombol di samping kiri untuk memperbesar-kecil volume
3. Detektor berbentuk stick untuk di tempelkan ke perut. Stick ini terhubung dengan 
    speaker melalui sebuah kabel mirip dengan kabel telepon
4. Ultrasound transmission gel. Yaitu gel yang harus dioleskan di perut bumil sebelum 
    menempelkan stick detector
5. Menggunakan batre AA standart yang bisa dibeli di toko-toko (walopun nggak terlalu 
    sering dipake, batrenya cepet abissss) Ada juga tipe lain yang sudah pakai rechargeable 
    battry, sehingga bisa langsung di charge.

Cara memakainya?
Gampang! Oleskan gel ke atas perut, kemudian nyalakan alat nya. Lalu tempelkan stick detektor ke perut goyang-goyang sampai kita mendengar detak jantung si bebeb. Selanjutnya perhatikan indikator detak jantung di layar. 

Saya sempat bertanya ke dr.Diah, berapa detak jantung yang normal untuk janin. Menurutnya, detak janin normal berada pada kisaran 140 - 160  

Spesifikasi lengkap bisa dilihat di sini. Menurut hasil browsing yang saya dapat, alat ini dijual seharga IDR 750.000. Transmission gel dijual di sini seharga IDR 15.000 

Dalam hal memeriksakan detak jantung si bebeb, tidak perlu terlalu sering. Bahkan dari yang saya baca di buku "what to expect when you're expecting" mereka nggak menyarankan para bumil untuk terlalu bergantung pada alat tersebut. Mengapa? Karena kalau saja detak jantung bebeb tidak terdengar, justru bisa membuat si mommy langsung panik dahsyat dan stress. Terkadang ada suatu keadaan dimana detak jantung bebeb sulit untuk terdeteksi oleh alat ini, yaitu ketika baby ada dalam posisi tertentu sehingga susah dijangkau ataupun alat-nya kurang sensitif.

Tadi sepulang kantor, saya dan airen mencoba menggunakan alat ini dan ngedengerin detak jantungnya si bebeb. Excited bangeeeeeeeeeettt, begitu ketemu detaknya kayak lagi dengerin si bebeb ngomong. Trus saya sama airen langsung senyum-senyum  ketawa-tawa super girang!

we love you bebeb di peruuuuuuuuut :) *kiss kiss*

Download Murratal Quran mp3




Alhamdulillah....
Saya dipertemukan kembali dengan Ramadhan







Ramadhan kali ini terasa lebih “special” buat saya. Rasanya tuh saya jadi lebih “religius” dan maksimal dalam beribadah. Hal ini adalah karena saya sedang mengandung dan posisi baru di kantor memungkinkan untuk saya bisa pulang super Teng Go! Atas permintaan para emak-emak kantor, bus jemputan bahkan udah jalan pulang jam 2 lewat 15 (siang benerrrr karena emak-emak pada mau nyiapin bukaan puasa buat keluarganya). Alhasil saya bisa sampe rumah sebelum waktu berbuka puasa,  punya waktu buat shalat tarawih berjamaah, tadarrus, bahkan I’tikaf di masjid. InsyaAllah berkah. Amin! 


Kalo inget tahun laluuu….. asli deh bulan ramadhan saya kemarin bener-bener jauh dari menyenangkan. Ada 2 “oknum” yang menjadi “cobaan ramadhan” saya. Nggak ada tuh kesempatan untuk sehari aja buka puasa di rumah bareng keluarga tercinta, dan punya waktu shalat tarawih di masjid. Tiap hari kudu standby menunggu dalam ketidakjelasan atau disuru ngerjain hal-hal yang useless (which is yang udah saya kerjain pada akhirnya nggak kepake), atau meeting berkepanjangan penuh basa basi kepalsuan dan intrik-intrik birokrasi laknat yang nggak jelas juntrungannya. Kalo memang kerjaan dan urgency-nya jelas dan memang sesuai job desc, pasti saya beneran iklas, rela, dan fine-fine aja kok ngerjainnya. Toh jaman udah canggih, ada laptop, internet, email, bbm, dan kawan-kawannya. Kita nggak perlu ngendon di kantor sampai lumutan. 


status BB saya, biar oknumnya sadarrrr *ternyata ga ngaruh*

Saking sedihnya, saya sampai teriak di salah satu account sosmed saya

“Astagfirullaaaaaaaaaaahhhh.... mau pulang cepet biar bisa buka puasa bareng keluarga + tarawih di masjid aja aja susah bener :( :( :("

 *eh status ini di komen sama salah satu bapak2 kantor, ups!*


Gitu deh, tapi itu tahun lalu, tahun ini saya bersyukur sekali keadaannya udah berbeda!


Salah satu amalan yang menurut saya musti banget dilakukan demi sempurnanya ibadah di bulan ramadhan adalah memperbanyak "porsi" membaca Al-Qur'an. Terutama untuk ibu hamil, dengan membaca Al-Qur'an dan memperdengarkannya kepada baby di dalam perut bisa membuat perasaan mommy dan baby lebih relax dan tenang, serta dapat meningkatkan perkembangan otak janin di kandungan.

Ini dia beberapa hasil browsingan saya untuk link download gratis mp3 murratal Qur’an. Jadi, selain diisi dengan lagu-lagu klasik kayak baby mozart, baby Beethoven, baby Einstein, Phil Collins for pre-natal songs, saya juga mau ngisi ipod dengan murratal Qur’an biar kalo saya nggak sempet ngaji, bebeb tetep bisa mendengarkan senandung ayat suci 


Btw, kalau nggak ada ipod, bisa juga dimasukkan ke handphone kita kok


Link Free Download Murratal Quran mp3 dan reviewnya:





Di website ini, ada buanyak pilihan Qari (pembaca Al-Qur’an). Kita bisa pilih yang suara dan bacaannya paling enak sesuai selera. Tinggal klik nama Qori-nya, kemudian akan tampil list surat Al-Qur’an lalu klik deh surat mana yang mau kita download. Kalo pengen download semuanya juga bisa langsung klik tombol “download all” yang ada di sebelah kanan atas.






Website ini merupakan web buat sharing file, jadi tampilannya emang sederhana banget. Untuk mendownload-nya tinggal pilih surat Al-Qur’an yang kita mau, lalu klik link yang ada di samping kanannya. Kalo pengen download semua bisa juga sih, cuman kayaknya agak ribet soalnya terlebih dahulu kita perlu menginstal software QuranReciter. Karena saya males ribet, nggak saya coba deh..hehe. Kalo ada yang udah mencoba dan berhasil, kasih tau saya gimana caranya yaaaa…






Buat yang mau “extra” ini adalah pilihan link download lain. Keunggulan dari murratal Qur’an disini adalah nggak hanya sekedar bacaan al-qur’an, tetapi kita juga bisa mendengarkan terjemahan bahasa Indonesia setiap kali Qori selesai membaca satu ayat.
So, nggak hanya sekedar mendengarkan, dengan mendownload ini kita juga bisa lebih memahami apa maksud dari ayat tersebut. Selain itu, Qari yang melantunkan ayat suci disini alunan suaranya merduuuu banget. Beliau adalah Mishary Rashid Alafsy, seorang Qari dan imam asal Kuwait.

Cara mendownloadnya as easy as 123. Pilih surat yang diinginkan, lalu klik kanan pada tombol “right click here to download” . Selanjutnya tinggal kita save as deh


Aplikasi Qur’an di Blackberry:


Selain mp3 murratal Qur’an, saya juga mendownload aplikasi Qur’an online di blackberry dari Appworld. Jadi kalo lagi mau ngaji tetapi nggak bawa Qur’an, bisa baca langsung dari blackberry. Ini dia review-nya dari blog sebelah, amat sangat bermanfaat.


Semoga postingan saya kali ini  berguna yaaaah.


Di postingan selanjutnya, saya akan cerita-cerita lebih jauh tentang manfaat memperdengarkan musik klasik ataupun bacaan Al-Qur’an untuk bebeb di dalam perut bumil. Stay tune! *hahaha serasa blog saya banyak pembacanya ajah*

Pemeriksaan Bebeb Ke 5 & Tes Darah Lengkap

21 July 2012

Heyhow!


Tes Darah Lengkap

Kali ini bebeb udah masuk 19 week + 5 day
Di akhir konsultasi dokter bulan lalu, sang obgyn meminta sebelum pemeriksaan selanjutnya (which is sekarang ini) saya harus melakukan cek darah lengkap. Yang termasuk di dalamnya:

1. Hema Lengkap
2. Cek Toleransi Glukosa
3. HBSAG
4. Urine Lengkap

Nah, prasyarat cek darah adalah harus puasa selama 10-12 jam sebelum diambil darahnya. Hitung punya hitung, saya terakhir makan jam 12 malam. Berarti kalau saya akan periksa darah jam 12 siang it's oke. Dan karena nggak memungkinkan buat izin seharian, saya ke kantor dulu pagi2, hopefully jam 12 udah bisa sampe RS-nya.

Ternyata, jalanan jakarta siang hari pun emang crappy hell. Saya baru sampe ke RS jam 2 siang. Sebelumnya saya kudu nyamperin airen ke kantornya, biar bisa sama2 ke RS.

Sampai di RS kami langsung ke lab-nya. Ternyata, di KMC lab-nya kecil buangetttt. Seukuran kamar pembantu. Letaknya pun nyempiiiil di ujung lorong. Awalnya saya pikir salah jalan, tapi kok sesuai dengan pentunjuk arah yang terpampang. Walaupun begitu mentok, kok malah menemukan tangga yang mengarah ke lantai atas. Ternyata sebelum tangga ada 2 ruangan:

Di sebelah kiri, ada si ruangan super kecil tadi yang berfungsi sebagai tempat ambil darah. Begitu masuk, di depan pintu terdapat sebuah tempat tidur anak-anak. Di pojok kiri-nya terlihat sebuah kursi, dan meja kecil lengkap dengan tabung-tabung penampung darah.

Di sebelah kanan, ada ruangan sempit tanpa pintu tempat kita daftar buat cek lab-nya. Sebuah meja, dan dua buah kursi lipat terlihat di hadapan.

Bergeser sedikit ke arah depan sebelum tangga, ada sebuah toilet yang biasa digunakan untuk mengambil urine pasien.

Ketika saya datang, ruangan pendaftaran kosong melompong, nggak ada penjaga-nya. Ternyata di dinding depan terdapat sebuah bel, yang harus di pencet untuk memanggil petugas. Di bawah bel tersebut ada pemberitahuan buat memencet bel-nya sekali aja, dan sabar menunggu. Bel-nya jangan dipencet berulang-ulang. (Mungkin banyak kejadian pasien gak sabaran, karena petugasnya nggak dateng2, jadi si bel tersebut dipencet berkali-kali)

Memang sih, nggak berapa lama seorang petugas turun dari lantai atas dan menerima kami. Saya kemudian langsung ke toilet mengambil urine. Ketika selanjutnya akan di ambil darah, sang petugas mengecek lagi apakah saya sudah puasa dan berapa lama. Eeh, ternyata maksimal puasa 12 jam, kalau sudah lewat dari itu harus diulang lagi. Setelah dihitung-hitung ternyata puasa saya sudah 14 jam, terpaksa deh besoknya harus balik lagi ke RS. Dan terakhir kemarin malam saya makan hanya pisang, eh...pisang ternyata nggak masuk dalam hitungan "terakhir makan malam" yang dimaksud itu harusnya makan nasi.

Esoknya, (sebuah hari sabtu, hari pertama bulan puasa) saya dan airen jam 9 sudah berangkat dari rumah. Tidak mau mengulangi kesalahan yang sama, kali ini saya menghitung jam puasa benar-benar. Setelah mengambil sampel urine, kemudian saya diambil darahnya sebanyak 2 tabung. Lantas meminum cairan gula. Ternyata ya boooo.... si cairan gula ini superrr duperrr manissss, sampai ingin muntah rasanya. Tetapi saya tahan. Karena kalau muntah, harus diulangi lagi tes darahnya dari awal. Ogah dehhh....

Habis minum cairan gula, lanjut puasa lagi selama 2 jam. Baru deh nanti diambil darah-nya lagi (ambil darah part 2)

Jarak 1,5 jam dari ambil darah part 2, alhamdulillah hasil cek darah lengkap sudah bisa diambil. Sehingga bisa langsung saya bawa buat konsultasi sama dokter, hari itu juga.

Konsultasi
 

Konsultasi kali ini bebeb sudah semakiiiin besaaaar. Alhamdulillah, sehat! 

Terlihat jelas Kepala + otak kanan-kirinya. Lalu bagian badannya, kemudian tangan, paha, dan kaki-nya. Detak jantung juga normal. Setiap kali USG adalah moment yang sungguh saya rindukan. Si bebeb seakan melambaikan tangan, dadah-dadah ke saya. Mendengar suara degup jantungnya seakan ia memanggil-manggil nama saya. So touchy! Berat badan bebeb sudah sekitar 350gr


left : Tulang Paha bebeb , Right: Perut bebeb (kalo gak salah ya... saya lupak)


Otak babeb - otak kanan & otak kiri


summary update pertumbuhan bebeb

Oh iya, barusan sempat browsing2 sedikit, nemu blog-nya fifi alvianto (ternyata doi jg konsul dg obgyn yang sama dg saya). Yang sangat menarik perhatian saya adalah video baby ketika di USG, yang di posting di blog-nya. Lucu bangettt. Saya jadi terinspirasi untuk membawa handycam/camera digital buat USG besok supaya saya punya rekaman video-nya. Ih ya ampuuun, kemarin2 ide ini kenapa nggak kepikiran yaaaa...

Selesai USG, kemudian dr. Diah membaca hasil tes darah saya. Alhamdulillah semua normal dan baik. Awalnya saya sempat worried banget sama kadar glukosa saya, karena selama hamil ini hobi banget makan/minum segala macem yang manis-manis, jangan-jangan gula-nya tinggi. Thanks God, Alhamdulillah hasilnya normal.


Inilah rincian pengeluaran saya di pemeriksaan bulan ini (21 Juli 2012):

Lab:

- Hema lengkap                   : IDR 136.400
- Tes Toleransi Glukosa     : IDR 180.500
- HBSAG                               : IDR 204.600
- Urine Lengkap                  : IDR 71.300

Total: IDR 592.800

Kontrol Bulanan:

- Konsultasi Obgyn            : IDR 300.000
- USG 2D                             : IDR 115.000

Total : IDR 415.000

Ternyata harga kontrol bulanan di KMC baru aja naik....lumayan banyak lagi naiknya, terutama di part konsultasi obgyn.  hiks hiks... sedih deeehhh

Untuk tes lab sebenernya nggak perlu di RS-nya kok, bisa di tempat lain kayak semacam prodia dll. Kemaren sih saya dan airen mikirnya supaya praktis aja dan sekalian pas konsultasi obgyn.

Tuesday, August 14, 2012

#mba2mulutsilet



sekedar ilustrasi doang, ini bukan mbak2nya ya :p

Terkadang, seseorang bisa dengan "cablak" mengeluarkan kata-kata dari mulutnya tanpa dipikir terlebih dahulu bahwa their words will hurt other people's heart.

Sejak dalam kandungan, hal utama yang harus diajarkan kepada bebeb adalah untuk belajar SABAR.

Seperti kejadian yang saya alami hari ini mendengar perkataan yang tajam dan menusuk bak "silet" dari mulut seorang mbak-mbak di dalam Busway. Yang kemudian saya ceritakan via bbm ke @echaelsa



the illustration


Sebagai gambaran, hari ini adalah sebuah jumat di  bulan puasa. Macet super nista dimana-mana karena besar kemungkinan banyak orang punya planning buka puasa bersama. Karena ribuan orang keluar dalam waktu bersamaan, alhasil jalur Busway pun dipake oleh kendaraan pribadi. Akibatnya, udah 2 jam nunggu di halte Monas, Busway yang mengarah ke halte Ragunan nggak kunjung keliatan batang idungnya. Setelah 2 jam lebih seperempat baru deh bis-nya nongol.


here's our bbm conversation

Me: Boooo, orang2 ini emotionally sakit jiwa deh

Me: Jadi ya, si busway yang gue naikin sekarang ini, dia tadi berenti nurunin penumpang di line tempat gue ngantri (line khusus bumil dan manula). Tapi setelah smua pnumpang turun, kita  ga boleh naik ke Bis ama petugasnya, krn  mau perbaikan katanya

Me: Trus begitu sampe di line penumpang biasa, (which is sebelahnya line gue) pintunya masih kebuka, jadinya semua orang disitu pada maksa naik dong

Me: Gue dan beberapa ibu hamil lainnya akhirnya berusaha naik dr pintu belakang tapinya udh ga dapet duduk

Me: Ada yang hamilnya jauh lebih gede dari gue.
Dan si penumpang yang duduk ga ada yang mau bediri ngasi tempat

Me: Tiba2 ada mbak2 mulut silet yang ngomong : "gak mau lah kasi duduk buat orang hamil, hamil juga gara2 dia sendiri, salah sendiri hamil"
"Kalo dia cacat baru gue kasih duduk"
"Lha dia nggak cacat dia hamil, ngapain dikasi duduk"


(echɑ): Whaaattttt
(echɑ): Gilaaaaaa

Me: Jahat banget yaaaaa
Me: *emosi jiwa*

(echɑ): AMIT AMIT
(echÉ‘): Ga takut karma apa
(echÉ‘): SAKIITTT


Me: *maap curhatttt*


(echÉ‘): Gilaaa gilaaaa. Naujubilah mba inki elus peruutt
(echÉ‘): Amit amit amit amit
(echÉ‘): Kok ada ya perempuan kaya gt



Me: Iyah ihhh..... Aku udh sabar2iiiinnn


(echÉ‘): Perempuan bukan sih dia
(echÉ‘): Gilaaaaa (ikutan emosi)



Me: Padahal si mbak-nya puasa looooh


(echÉ‘): Manaa diterimaa puasanyaa.. Iiiisshhh


Me: Udah spanneng kali dia, si baswe 2 jam baru nongol...
Me: Tapi mbok ya ngomongnya jgn kayak gituuu
Me: Toh gue dan bumil lainnya juga pada nggak ngemis2 minta duduk



(echÉ‘): Nahh iyaa
(echÉ‘): Diem aja gt yaa ga usah komentar
(echÉ‘): Buset deh
(echÉ‘): *masih geleng2*


Me: Iyaaaahhhh mbok ya pura2 tidur aja gituuuu
Me: Mulutnya di lem


(echÉ‘): Sepakat! Powerglue!


In my opinion, sometimes untuk sesuatu hal, jika memang kita sedang tidak ingin berbuat baik, silent is golden. Its better for that mbak2 to keep quite and pretend that she is sleeping, instead of berkoar2 sadis seperti itu.


Saking "gatel"nya, keluh kesah saya diatas  juga saya luapkan di lahan twitter. Berikut capture-an respons teman2 saya via burung berkicau





Dear #mba2mulutsilet, hati-hati nanti kamu kualat!

Sekian dan terima kasih, xoxo







Sunday, August 12, 2012

swollen feet - kaki bengkak ketika hamil

5 month ... and counting!

Duuuuh,
Pas lagi make' sepatu, mau berangkat ke kantor... tiba-tiba saya merasa ada yang aneh dengan kaki saya.
Ini kenapa sepatu rasa-nya kok tambah sempit?

Astagaaaaa.... kaki saya membengkak, jadi gendutttt..... :( :(
*sebelum hamil aja kaki-nya udah gendut, sekarang tambah-tambah...haduuuhh*





This is actually normal, salah satu "perubahan" yang dialami wanita hamil adalah seluruh badan makin menggendut. Termasuk di bagian kaki. Jadi makin bulet!
Kaki bengkak lumrah terjadi ketika kehamilan berada pada trimester kedua dan ketiga. Karena perut bumil yang makin membesar, sehingga tubuh yang ditopang oleh si kaki pun menjadi lebih berat. Nah, tak jarang hal ini membuat kaki menjadi bengkak, soalnya aliran darah di kaki jadi terhambat.

Begitu saya sampai kantor, ternyata ada emak-emak di kantor saya yang notice. "Kok, kaki kamu tambah genduuuut?" Yeah rite! Maklum, mereka jauh lebih pengalaman dalam hal kehamilan jadi tanpa diminta, beliau- beliau ini  langsung bertubi-tubi kasih advice:



  1. Bahwa hal ini karena saya udah kebanyakan makan garam. Sehingga asupan garam yang masuk ke badan saya harus di kurangi
  2. Kalau lagi bobo, kaki-nya di naikin ke atas, sehingga posisinya lebih tinggi dari perut. Hal ini supaya aliran darah dari kaki turun ke bawah sehingga bengkaknya bisa berkurang. Baiklahhhh...Mak!
  3. Jangan terlalu banyak duduk, dan jangan terlalu banyak berdiri. Nah loooh...*bingung* Maksudnya si emak itu adalah jangan sampe kelamaan duduk, kalo bisa tiap sejam berdiri jalan-jalan kemana kek, dan kalo lagi berdiri jangan lama-lama, kalo udah sejam ya istirahat duduk lagi. Begitcu, yang jelas bumil harus cukup istirahat dan nggak boleh capek.
  4. Treatment Kaki. Yaitu dengan cara menyiram kaki memakai air dingin sambil jari-jari kaki-nya di gerakkan, selanjutnya kaki di rendam dalam air hangat yang sudah ditaburi garam dan perasan jeruk nipis selama 10 sampai 15 menit. Kalo males rempong, bisa minta bantuan suami buat mijetin pelan kaki kita pake baby oil setiap  pagi dan malam. (nah, ini pilihan paling enakkkk)
  5. Perbanyak makan protein. Baik hewani atau nabati seperti ayam, ikan, hati ayam, telur, kacang hijau, dan tahu - tempe

Alert! 
Buat bumil yang punya riwayat darah tinggi, ketika bengkak kudu banget memeriksakan diri ke dokter atau bidan langganan. Menurut refensi yang saya baca disini, harus waspada kalau kaki bengkak setiap pagi hari dan berat badan bertambah lebih dari 1kg / minggu. Hal ini bisa jadi merupakan tanda-tanda keracunan kehamilan. Segeralah periksa ke dokter. hiiiyyy... jangan sampe kayak begini yaaaa....amin amin aminnn....  







Syukuran 4 Bulanan


7 July 2012

Alhamdulillah....

akhirnya trimester pertama yang sungguh bergejolak berhasil dilalui dengan cukup smooth
Perlahan si rutinitas adegan muntah-muntah tiap pagi, perut berasa mual kayak sakit "maag" tiap telat makan, dan rasa melilit kayak masuk angin sepanjang hari semakin berkurang seiring semakin membesarnya si bebeb dalam kandungan.




gaya-gaya centil sebelum acara | 4 month / 20 week




Kalau dalam Islam, di usia kandungan 4 bulanlah Tuhan meniupkan roh ke dalam sang janin. Demi mendoakan yang terbaik untuk si jabang baby, maka saya dan keluarga mengadakan acara tasyakuran 4 bulanan usia kandungan. Selain acara inti tersebut, pada hari ini juga passss banget dengan ulang tahun tante Mama (mama-nya Airen) yang ke 63. Disamping itu, karena sebentar lagi masuk bulan Ramadhan, maka acara hari ini juga dalam rangka menyambut bulan Ramadhan dengan memanjatkan doa untuk kerabat yang telah tiada.

Pembacaan ayat suci Al-Quran dipimpin oleh Ustad Zakaria, dan Shalawat dibimbing oleh Ibu Amel. Acara dibuka dengan sepatah dua patah kata dari sahibul bait aka si Ayah (papah-nya Airen), Kemudian dilanjut dengan pembacaan ayat suci al qur'an bersama-sama diikuti dengan Do'a Arwah. Setelah itu saya dan Airen masing-masing membacakan beberapa petikan surat dari Al-Qur'an yang diantaranya mendoakan supaya kelak bebeb lahir dengan selamat dan menjadi anak yang sehat, baik, pintar, beriman, shaleh serta menyenangkan. 












Kemudian, masuk ke acara shalawat dan puji-pujian. Duh, suara Ibu amel yang memimpin shalawat bagusssss sekaliiii....., jadi enak deh kita ngikutinnya, Saya dan Airen kemudian berdiri untuk berkeliling memutari para kerabat dan  menyalami mereka satu persatu untuk meminta doa. Di belakang saya, Airen menyemprotkan parfum ke tiap-tiap orang yang telah kami salami. Acara pun ditutup dengan Doa. Sesuai dengan ekspektasi kita, acara dimulai jam 11 dan kelar jam 12 buat lanjut makan siang.







Sebelum makan, ada pemotongan tumpeng serta tiup lilin dalam rangka ultah Tante Mama. Happy Birthdaaaaaaaaaayyyyyyyy mama kami tersayang... *kiss kiss*








Alhamdulillah, acara berjalan lancar dan saudara-saudara yang dateng lumayan banyak. Termasuk Eyang Uti dan Eyang Atung yang selalu excited nanyain apa kabar cicit mereka di dalam perut, dan kapan due date-nya, cewek apa cowok. Terlebih lagi Atung, beliau bahagiaaaaaa banget pangkatnya bakal segera naik jadi Eyang Buyut :) bahkan sampe nangis ketika saya menyalami-nya untuk meminta doa :(





Untuk makanan yang disajikan, saya dan Tante Mama sepakat buat pesen catering aja, biar nggak ribet sekaligus udah sama pegawai yang bersih-bersih. Sebagai tambahan, Mama saya membawa Nasi Tumpeng lengkap, cenil, rujak serut (pesen di tukang rujak, pedessss bo!), sama es dung-dung (Tukang es nya dipanggil ke rumah. Dasar si Mamah tea, tamu-nya cuman sekitar 70 orang, doi pesen es-nya segalon yang which is setara buat 400 porsi....alhasil tiap orang bawa oleh-oleh es dung dung satu lunch box. Enak looooh es-nyaaaa.... *promosi*)









Semoga, dengan acara doa bersama ini, bebeb di dalam perut selalu sehat, dan nanti lahirnya bisa  normal, lancar dan nggak sakit *takuuuttt*.
Semoga, bebeb jadi anak yang baik, sehat, penurut, berbakti, soleh, pintar, menyenangkan, berguna bagi nusa bangsa, rajin menabung, setiakawan, pokoknya yang baik-baik semua dehhh... amin amin aminnn